VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, memberikan arahan sekaligus menutup secara resmi kegiatan Final Pitch & Celebration Inkubasi Bisnis Pemuda 2025 yang digelar DPD KNPI Kabupaten Bandung di Gedung PLUT Dinas Koperasi dan UMKM. ia menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bandung kepada KNPI atas perannya dalam mendorong wirausaha muda.
“Mewakili Bupati Bandung, saya titip salam. Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi dan berterima kasih kepada DPD KNPI Kabupaten Bandung,” ucap Ali Syakieb.
KNPI sebagai Mitra Strategis
Wakil Bupati menegaskan bahwa KNPI merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam membina dan memfasilitasi pemuda agar lebih berdaya.
“KNPI ini mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung yang membantu memfasilitasi para pemuda Kabupaten Bandung,” katanya.
Program inkubasi ini dinilai sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Bandung, yaitu mencetak 50.000 wirausaha muda baru. Ali Syakieb juga menjelaskan tentang program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan agunan yang tengah digulirkan pemerintah untuk mendukung misi tersebut.
“Ingin mencetak 50 ribu wirausaha muda baru. Ini selaras dengan program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa agunan. Kalian akan mendapatkan tambahan modal Rp2 juta,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa program tersebut hadir sebagai solusi untuk memberantas praktik bank emok yang merugikan masyarakat.
“Sebagian masyarakat mendapat uang Rp2 juta tapi diberikan ke bank emok. Sudah jelas itu pinjaman tanpa bunga, tapi masyarakat tak berpikir untuk mengembalikannya,” tegasnya.
Ubah Mindset, Ciptakan Lapangan Kerja
Dalam arahannya kepada para pemuda, Ali Syakieb mengajak mereka untuk mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta kerja.
“Saya sering mengatakan kepada pemuda: kita bukan saatnya menjadi penonton, tapi penentu perubahan. Mindset harus diubah. Jangan hanya ingin jadi karyawan, tapi buka lapangan pekerjaan untuk yang lain,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjutnya, siap memberikan dukungan dalam bentuk legalitas, pelatihan, serta akses kemudahan lain bagi pemuda yang ingin berwirausaha. Namun, ia menekankan bahwa semua itu harus diiringi dengan kemauan dan tekad dari para pemuda itu sendiri.
“Legalitas kami bantu, pelatihan kami bantu, tapi kita harus punya kemauan,” kata Ali.
Menuju Indonesia Emas 2045
Sebagai penutup, Ali Syakieb menyampaikan bahwa visi Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai jika sumber daya manusia, khususnya pemuda, diberdayakan secara optimal dan adaptif terhadap era digital.
“Menuju Kabupaten Bandung Lebih Bedas dan Indonesia Emas 2045, sumber daya manusia harus kita angkat. Sekarang zaman era digitalisasi, kita harus ikuti perkembangan zaman,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar pemuda menggunakan ilmu dan edukasi yang didapat untuk membantu membuka lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Bantu pemerintah Kabupaten Bandung buka lapangan pekerjaan. Gunakan ilmu dan edukasi kalian untuk berkontribusi nyata,” pungkasnya. @mpa