VISI.NEWS|BANDUNG -Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, justru mengalihkan sorotan ke persaingan gelar saat timnya bersiap menghadapi Como 1907 pada laga tunda pekan ke-24 Serie A, Kamis dini hari WIB.
Alih-alih hanya membahas kesiapan timnya, Allegri secara terbuka menyebut rival sekota, Inter Milan, sebagai favorit utama dalam perebutan gelar juara musim ini.
Menurut Allegri, Milan tetap berusaha menjaga peluang, tetapi situasi persaingan masih sangat terbuka dengan banyak tim yang terlibat.
“Mengapa? Kami melakukan hal-hal yang baik. Inter Milan adalah favorit untuk gelar juara. Mereka jadi favorit bersama Napoli dan sekarang lebih lagi,” ujar Allegri.
Meski demikian, ia menegaskan peluang belum sepenuhnya tertutup, termasuk bagi Milan.
“Masih banyak pertandingan tersisa. Juventus, Napoli, AS Roma, Como. Kami harus tetap tenang. Setelah kami berada di Liga Champions, kita akan lihat nanti.”
“Kami bukan satu-satunya yang berjuang untuk gelar: masih ada 13 pertandingan tersisa, dan apa pun masih bisa terjadi. Kewaspadaan dibutuhkan di kedua ujung klasemen. Kami tidak boleh membuang energi pada situasi di luar. Saat ini kami perlu fokus sepenuhnya.”
Fokus utama Milan saat ini adalah mengamankan kemenangan atas Como, terlebih kondisi skuad belum sepenuhnya ideal. Allegri mengonfirmasi beberapa pemain masih bermasalah dengan kebugaran, termasuk Christian Pulisic yang masih diragukan tampil.
“Selain Rabiot yang terkena skorsing, yang lain merasa cukup baik. Saelemaekers tersedia, dan saya berharap hal yang sama untuk Pulisic, karena dia masih merasakan ketidaknyamanan. Kita lihat saja apakah dia tersedia. Gimenez akan segera kembali.”
Allegri juga belum memastikan siapa yang akan menggantikan pemain yang absen di lini tengah.
“Saya belum memutuskan. Jashari merasa baik, dan saya harus menentukan pilihan. Adrien baik-baik saja, dia meningkat secara teknis, fisik, dan mental. Siapa yang bermain besok akan tampil hebat.”
Di tengah masalah kebugaran skuad, Allegri tetap memuji profesionalisme gelandang veteran Luka Modric yang dinilainya menjadi contoh bagi pemain lain.
“Rahasia Luka adalah ia memiliki gairah dan kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola yang mendorongnya menampilkan performa seperti ini.”
“Dia meminta maaf dan marah kepada dirinya sendiri ketika salah mengumpan, satu dari setiap 50 atau 60 umpan yang ia lakukan. Ketenangan saat menjalani latihan dan pertandingan adalah sesuatu yang harus banyak dipelajari pemain lain.”
“Ketika momen penentuan dalam pertandingan tiba, ekspresi Luka berubah. Itulah yang Anda lihat dari para juara besar.”
Allegri juga menanggapi kondisi Rafael Leao yang musim ini belum selalu menjadi pilihan utama.
“Sulit memberi persentase. Katakan saja dia baik-baik saja. Dia menjalani sesi latihan yang cukup bagus kemarin.”
“Seperti Pulisic, dia mengalami beberapa masalah fisik musim ini, tetapi juga mencetak gol-gol penting. Tentu mereka akan tampil sangat baik di bagian akhir musim ketika laga akan berubah dan kami butuh pemain-pemain teknis.”
Pertandingan Milan melawan Como sendiri sempat ditunda karena benturan jadwal penggunaan stadion Stadio Meazza. Kini, laga tersebut menjadi ujian penting bagi Milan untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.@fajar