Amirul Hajj Tiba di Tanah Air, Kepuasan Jemaah Jadi Standar Keberhasilan

Editor Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tiba di Tanah Air./via kemenag.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | TANGERANG – Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (18/7). 

Kedatangan Menag disambut langsung Plt. Dirjen Peyelenggaraan Haji dan Umrah, Muhammad Aqil Irham dan Staf Ahli Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Informasi, A.M. Adiyarto Sumardjono.

Sebagai Amirul Hajj, Gus Yaqut, sapaan akrabnya, memimpin delegasi Indonesia dalam penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M. Gus Yaqut menilai bahwa penyelenggaraan haji secara umum berjalan dengan baik dan lancar. Meski demikian, menurutnya, standar pelayanan haji yang sesungguhnya adalah kepuasaan jemaah.

“Alhamdulillah, haji tahun ini relatif lancar semua. Sesuai apa yang kita rencanakan sejak di tanah air.  Saya berharap ini menjadi banchmark untuk pelaksanaan haji di tahun-tahun berikutnya, tentunya juga harus lebih bagus dari  tahun ini, standarnya  tentu kepuasan jemaah. Kalau jemaah puas dengan layanan yang diberikan, semuanya on the track. Sejauh ini jemaah terlayani dengan baik,” terang Gus Yaqut di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Senin (18/7/2022), dilasir dari laman resmi Kemenag RI.

Gus Yaqut mengapresiasi para petugas yang sudah bekerja dengan baik dalam pelayanan haji tahun ini.  Kehadiran petugas dalam penilaiannya memberi kesan tersendiri bagi para jemaah dan membuat mereka tenang dalam melaksanakan ibadah.

“Saya senang sekali dengan para petugas yang sudah bekerja dan dedikasinya luar biasa. Jemaah merasakan kehadiran petugas. Di mana-mana ada petugas sehingga membuat jemaah tenang,” tuturnya.

“Jika ada jemaah tersesat contohnya, mereka tidak lagi harus merasa khawatir.  Saya sendiri sempat bertemu dengan jemaah yang tersesat dan saya tanyakan langsung bahwa, meski tersesat mereka tetap merasa aman dan sejauh mata memandang tampak ada petugas yang siap melayani,” sambungnya.

Baca Juga :  Waktu Keberangkatan Jemaah Haji dari Mina Ditetapkan pada Hari Jumat dan Sabtu

Dari sisi bimbingan ibadah, lanjut Menag, masih perlu beberapa penguatan. Ke depan, perlu pelibatan para pembimbing ibadah dalam kegiatan manasik di KUA sejak awal. Ini sekaligus sebagai prakondisi pengenalan pembimbing haji dengan jemaah.

“Untuk petugas pembimbing ibadah ini perlu diperkuat dan rekrutmennya supaya dilakukan lebih awal sebelum petugas yang lain. Saya minta juga pembimbing ibadah dapat dilibatkan dalam serangkaian kegiatan manasik di tanah air. Ketika berada di Saudi dan melaksanakan ibadah haji pembimbing ibadah sudah kenal dengan jemaahnya,” tutup Gus Menteri. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Berlangsung 26 Juli 2022, Milad Ke-47 MUI akan Dihadiri Presiden dan Wakil Presiden

Rab Jul 20 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Milad ke-47 MUI yang berlangsung 26 Juli 2022 di Hotel Sultan Jakarta akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Milad MUI Ke-47, KH Cholil Nafis, Selasa (19/07), sperti dilansir MUIDigital. Kiai Cholil menyampaikan, Presiden dan […]