Search
Close this search box.

Anak Berusia 6 Tahun Meninggal Akibat Tertembak di Sukabumi

Ilustrasi./visi.news/kabar6.com.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Peristiwa tragis dialami seorang anak perempuan berusia 6 tahun di Kabupaten Sukabumi. Gadis kecil itu, meninggal dunia akibat tertembak senapan angin yang tengah diperbaiki ayahnya.

Korban mengembuskan napas terakhir saat menjalani penanganan medis di rumah sakit pada Minggu (8/2/2026) malam.

”Korban meninggal dunia pada pukul 22.00 WIB,” kata Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli, Selasa (10/2/2026).

Peristiwa itu terjadi di Kampung Bobojong Cijagung, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, S (35) selaku ayah sambung korban tengah membersihkan sekaligus memperbaiki senapan angin jenis CPC kaliber 4,5 milimeter di kediamannya. Ia tidak mengetahui bahwa masih ada peluru masih di dalam laras senapan tersebut.

Ketika S membongkar bagian popor, senapan meletus secara tiba-tiba. Pada waktu bersamaan, korban berada tepat di depan laras senapan, sehingga peluru mengenai bagian atas pelipis, mengakibatkan korban mengalami luka serius dan kehilangan kesadaran.

Setelah kejadian, S memanggil istrinya dan segera membawa korban ke Puskesmas Kadudampit.

Karena kondisi korban yang cukup parah, ia kemudian dibawa ke RS Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan langsung dirawat di ruang ICU. Namun, meski telah mendapat penanganan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam.

Dalam perkara ini, pihak kepolisian telah mengamankan satu pucuk senapan angin yang kini berada dalam kondisi terbongkar menjadi dua bagian sebagai barang bukti.

Sementara itu, kasus ini kini tengah dalam penanganan Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

“Mengenai kasus karena kealpaannya yang menyebabkan meninggalnya orang lain, saat ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Adapun diduga terlapor saat ini tengah menjalani pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Sujana Awin.

Baca Juga :  Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Selasa 14 April 2026

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Gede Pangrango Asep Badru Tamam membenarkan bahwa anak tersebut telah meninggal dunia pada Minggu malam di rumah sakit. Dia menyatakan, jenazahnya dibawa ke kampung halaman ibunya di daerah Cipamingkis, Kecamatan Sukalarang, karena permintaan kakek korban.

Asep menyatakan jenazah diantara ambulans desa, dan dirinya turut serta mengantar. Menurutnya jenazah dimakamkan pada Senin pagi. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :