Search
Close this search box.

Anak Kecanduan Gadget, Orangtua di Sukabumi Diimbau Arahkan ke Kegiatan Positif

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dalam Tandem Baper yang diikuti anak-anak TK/PAUD dan SD sederajat di Gedung Perpustakaan, Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat./visi.news/Andri.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengimbau para orangtua agar tidak membiasakan memberikan gadget atau gawai kepada anak dengan alasan untuk membuat mereka menjadi tenang. Menurutnya, kebiasaan tersebut justru dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

“Biar anak tenang sering menjadi alasan orangtua memberikan gawai kepada anak-anak. Padahal, gawai itu bisa membuat kecanduan. Bahkan bila terlalu lama menggunakannya bisa menyebabkan iritasi mata,” ujar Ade, Senin (5/1/2026).

Hal tersebut disampaikan Ade dalam kegiatan Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan (Tandem Baper). Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak TK/PAUD dan SD sederajat yang dilaksanakan di Gedung Perpustakaan, Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat.

Ade menuturkan, anak-anak sejatinya dapat diarahkan pada berbagai kegiatan positif agar tidak terfokus bermain gadget.

“Cara agar mereka tidak kecanduan gawai, bisa diarahkan kepada kegiatan positif. Semisal anak yang suka animasi, bisa diarahkan belajar animasi,” ucapnya.

Ia pun menyambut baik kegiatan Tandem Baper yang digagas oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif dalam upaya mengurangi kecanduan anak terhadap gawai.

“Di sini, anak belajar berbagai hal sesuai minatnya. Sehingga, keinginan memakai gawai bisa sedikit terkendali,” ungkapnya.

Selain itu, Ade juga mengingatkan para orangtua agar mendidik anak dengan sebaik mungkin. Sebab, anak merupakan generasi penerus bangsa.

“Putra putri kita akan menjadi generasi penerus. Kunci untuk menjadi penerus yang handal, ialah pendidikan. Jadi, pendidikan sebagai orangtua kepada anak harus diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi Aisyah menambahkan, para anak yang mengikuti kegiatan Tandem Baper akan dibagi ke dalam sejumlah kelas. Setiap kelas, akan mempelajari berbagai hal yang diminati anak anak.

Baca Juga :  Tawuran Dadakan di Jatinegara Lumpuhkan Lalu Lintas, Warga Panik di Jam Pulang Malam

“Nanti anak-anak masuk ke setiap kelas yang mereka sukai. Ada kelasa Bahasa Inggris, matematika, animasi, dan lainnya,” bebernya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini, sebagai upaya mengurangi kecanduan gawai. Selain itu, menjadi sarana berkegiatan anak di momen libur sekolah.

“Jadi selama dua hari mereka belajar di kelas, sehari di luar kelas dengan mengunjungi tempat sambil belajar dan bermain,” terangnya. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :