VISI.NEWS | BANDUNG – Dalam 24 jam terakhir, token Shiba Inu (SHIB) menunjukkan lonjakan cukup tajam dengan kenaikan +31,28% terhadap pasangan SHIB/ETH di satu pair DEX―menunjukkan bahwa ada lonjakan aktivitas jual‐beli intensif dalam jangka sangat pendek. Data menunjukkan bahwa dalam rentang 6 jam kenaikan tercatat sekitar +4,41%, sedangkan 1 jam hanya naik +0,53%.
Likuiditas untuk pool SHIB/ETH di platform DEX tercatat sekitar US$404 ribu, dengan kedua sisi pooled SHIB senilai ~US$214 ribu dan ETH senilai ~US$189 ribu. Meskipun terlihat relatif besar untuk sebuah pool spesifik, dibandingkan dengan pasar spot utama SHIB, angka ini masih masuk kategori kecil dan menunjukkan risiko likuiditas yang tinggi.
Volume transaksi yang dilaporkan mencapai ~23.592 transaksi selama periode tersebut. Dari total tersebut, data menunjukkan Buy Vol ≈ US$16.000 dan Sell Vol ≈ US$2.100, artinya pembelian jauh mendominasi. Jumlah order Buy ≈ 23.571 sedangkan Sell hanya ≈ 21, yang memperkuat bahwa ada kekuatan beli yang cukup besar—meskipun dalam skala volume moneter yang masih kecil.
Namun demikian, dari sisi metrik makro‐token, SHIB memiliki pasokan yang sangat besar—lebih dari 589 triliun token dalam peredaran. Ini berarti bahwa meskipun presentase kenaikan bisa terlihat besar, efek absolute pada kapitalisasi dan harga per token menjadi sangat terbatas kecuali ada lonjakan adopsi atau pembakaran token secara signifikan.
Dari sudut teknikal, analis mencatat bahwa meskipun ada lonjakan +31% dalam 24 jam, namun banyak indikator menunjukkan bahwa SHIB masih berada dalam tekanan ke bawah. Sebuah artikel analisis mencatat bahwa tanpa breakout yang meyakinkan, SHIB bisa kembali terkoreksi ke zona support penting. Selain itu, metrik open interest dan funding rate menunjukkan bahwa banyak posisi long yang terbuka, yang artinya potensi koreksi bisa datang jika momentum beli melemah.
Apa yang membuat lonjakan 24‑jam ini menarik—namun juga berisiko—adalah kombinasi likuiditas rendah dan volume transaksi yang sangat tersentralisasi. Karena pool relatif kecil, sedikit aksi besar dari whale atau aliran masuk dana bisa mendorong harga naik secara cepat, tetapi juga bisa berbalik tajam. Trader dan investor harus sangat berhati‐hari.
Sedangkan dari sisi komunitas dan sentimen, SHIB pernah digadang‐gadang sebagai “pembunuh Dogecoin” dan memiliki komunitas besar. Namun realitas menunjukkan bahwa tanpa utilitas yang jelas atau roadmap yang kuat, memegang SHIB saat ini bisa lebih berbasis spekulasi. Dalam konteks ini, lonjakan +31% lebih layak dipandang sebagai rally jangka sangat pendek, bukan sinyal perubahan fundamental.
Sebagai sintesis: Jika Anda trader aktif dan mencari momentum jangka pendek, lonjakan ini bisa dijadikan peluang—but with caution. Tentukan target profit realistis dan stop‑loss yang ketat. Namun jika Anda investor jangka menengah atau panjang, penting untuk menilai apakah ada katalis nyata yang mendukung SHIB—seperti pembakaran besar, listing baru, atau adopsi utilitas—karena kenaikan besar tanpa dasar seringkali diikuti koreksi besar.
Catatan: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan nasihat keuangan. Anda sebaiknya melakukan riset sendiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil posisi.
@uli












