Search
Close this search box.

Antisipasi COVID-19, Pemda DIY Tambah Tenaga Kesehatan dan Perketat Gakkum

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 DIY./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS – Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 DIY didampingi Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Selasa (24/11) pagi. Rapat tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajoen Setyaningastutie dan Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad.

Sri Paduka mengutarakan bahasan utama rapat ini adalah peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum terhadap masyarakat DIY yang mengadakan kegiatan berpotensi kerumunan. Sebagaimana diketahui, pasien terkonfirmasi COVID-19 DIY selalu ada penambahan setiap harinya. Sementara penambahan pasien tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan yang menangani COVID-19 di beberapa rumah sakit DIY.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajoen Setyaningastutie menjelaskan bahwa salah satu kendala dari beberapa rumah sakit di DIY adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yakni tenaga kesehatan. “Dinas Kesehatan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan kementerian, berupaya untuk mencoba memenuhi kebutuhan itu secepatnya. Ada sekitar 150-200 orang berbagai tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, ahli teknologi laboratorium medis, radiografer, dan tenaga medis lainnya sesuai kebutuhan. Apalagi mengingat sebentar lagi akan memasuki agenda cuti bersama libur panjang akhir tahun dan tahun ajaran baru,” tukas Pembajoen.

Sementara itu, Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad menegaskan akan melakukan pengecekan kerumunan setiap harinya di tempat-tempat hiburan, wisata, dan perkantoran. “Termasuk saat libur panjang nanti, Satpol PP DIY akan menurunkan 459 personil setiap harinya untuk menambah kapasitas pengecekan dilapangan. Bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi, salah satunya penutupan operasional sementara,” urainya.

Sementara itu, Sri Paduka juga mengingatkan bahwa saat ini DIY tidak hanya sedang dilanda pandemi Covid-19 saja, namun juga adanya peningkatan status aktivitas Gunung Merapi menjadi Siaga (Level III). Menurut Sri Paduka, hal tersebut juga tak boleh luput dari persiapan.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Kepintaran

“Harapan saya, masyarakat bisa tetap mengindahkan protokol kesehatan secara ketat dan mempedomani tata normal baru yang telah dikeluarkan. sehingga kita bisa mengatasi Covid-19 ini dengan baik dan menjadi bekal untuk kita bersama,” ujarnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :