Apakah Childfree Berarti Financially Free?

Editor Ilustrasi/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Belakangan ini publik sedang diramaikan dengan perdebatan mengenai pilihan childfree dalam berumah tangga. Pilihan ini disebut-sebut bisa membebaskan pasangan dalam keluarga terhindar dari peliknya persiapan dana yang diperlukan untuk membesarkan anak.

Namun, apakah childfree serta merta membuat sesorang menjadi financially free?

Keputusan childfree ataupun tidak adalah keputusan pribadi masing-masing individu. Namun, perlu diingat bahwa kita harus bertanggung jawab atas setiap keputusan yang telah kita ambil, termasuk tanggung jawab dalam mengelola keuangan agar dana yang kita miliki dapat mendukung kita untuk hidup mandiri ke depannya.

Maka dari itu, yuk kita simak beberapa persiapan dana yang perlu diperhatikan agar pilihan apapun yang diambil nantinya tidak membebani diri kita sendiri apalagi orang lain di sekitar kita.

Dana Pensiun
Kita perlu ingat bahwa kita tidak mungkin bekerja selamanya, apalagi saat kita sudah memasuki usia non produktif. Pengalokasian dana pensiun yang benar sejak dini sangat diperlukan agar kamu dapat hidup secara mandiri.

Jika kamu seorang karyawan, maka pastikan perusahaanmu sudah mendaftarkan dirimu sebagai peserta JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung oleh tempat kamu bekerja. Umumnya iuran tersebut akan otomatis dipotong dari gajimu dengan persentase tertentu tiap bulannya. Dengan adanya BPJS ini, setidaknya kamu sudah menjamin ketersediaan dana pensiunmu yang dapat kamu ambil di usia pensiun, yakni 55 tahun, atau saat kamu mengalami PHK.

Selain itu, kamu dapat menyisihkan sebagian dari gajimu untuk disiplin berinvestasi agar dana yang kamu simpan juga bertambah. Kamu juga bisa mulai memperkirakan seberapa besar anggaran yang kamu butuhkan selama masa pensiun. Untuk dapat melakukan estimasi dana yang dibutuhkan, kamu dapat memulai dengan belajar investasi di www.ruangmenyala.com.

Baca Juga :  Gus Minging Modernisasi Jamu Tradisional Menjadi Bernuansa Kafe

Dana Kesehatan
Selanjutnya, pentingnya persiapan dana kesehatan juga perlu disadari agar kamu dapat lebih siap menghadapi risiko penyakit di masa mendatang.

Memiliki BPJS, Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan. Apabila kamu memiliki dana berlebih kamu juga dapat mempersiapkan dana untuk jasa perawat (caregiver) yang pastinya sangat dibutuhkan di masa tua nanti.

Dana Darurat
Tidak lupa, kamu juga harus mempersiapkan dana darurat untuk mencegah terganggunya dana kesehatan dan pensiunmu saat ada suatu hal yang tidak diinginkan terjadi. Dalam mempersiapkan dana darurat, sebaiknya jumlah yang kamu persiapkan untuk dirimu sendiri adalah minimal 3x dari pengeluaran bulananmu. Jika kamu memiliki gaji sebesar Rp 5.000.000 dengan pengeluaran Rp 3.000.000 per bulannya, maka kamu setidaknya perlu memiliki dana darurat sebesar Rp 9.000.000

Jadi, itulah beberapa dana yang dapat dipersiapkan. Hidup bertanggung jawab adalah bagaimana kita dapat mengelola keuangan dengan cermat dan tepat. Tidak ada kata telat untuk memulai, karena dengan semangat, Tidak Ada Yang Tidak Bisa kamu dapat menjadi #Financially Fit!

  • Sumber: Bank OCBC NISP

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kantongi Petunjuk, KPK Janji Bereskan Aset Mencurigakan Eks Pejabat Pajak Rafael Alun

Sab Feb 25 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) akan dijadikan acuan dalam menelusuri aset dimiliki mantan pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy Satriyo. PPATK sebelumnya sudah melaporkan transaksi mencurigakan Rafael Alun Trisambodo, […]