Aparat Muspika Cileunyi pun Di-swab Test

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kec. Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berbagai upaya telah dilakukan. Satu di antaranya swab test./visi.news/yaso
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Muspika Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat beserta aparat dinas terkait lainnya, Rabu (16/9) di-swab test di halaman Kantor Kec. Cileunyi diikuti lebih dari 100 orang aparat Muspika Cileunyi dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Cinunuk dan Puskesmas Cileunyi.

Dr. Elpi, Kepala Puskesmas Cinunuk saat ditemui usai melakukan swab test mengatakan, swab test merupakan program Dinkes Kab. Bandung yang sasarannya kali ini aparat Muspika Cileunyi dan aparat dinas terkait lainnya.

“Swab test tadi pagi sasarannya aparat Muspika Cileunyi. Ini program Dinkes Kab. Bandung dengan tenaga lapangan petugas medis dari Puskesmas Cinunuk dan Puskesmas Cileunyi. Total yang telah di swab test sebanyak 113 orang aparat,” terang Elpi.

Menurut Elpi, hasil swab test ini akan diketahui 10 hari kemudian atau paling lama 2 pekan. Kita berharap 113 aparat yang telah di swab test dan kerap bersentuhan dengan masyarakat hasilnya negatif,” harapnya.

Dikatakan Elpi, swab test ini dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 dan sejauh mana kondisi aparat muspika yang kerap bersentuhan dengan masyarakat apakah terbebas dariCovid-19.

“Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kec. Cileunyi, khususnya di Desa Cinunuk telah dilakukan berbagai upaya. Kita bekerja sama dengan aparat desa, RW, RT dan kader Posyandu untuk terus melakukan gerakan dan imbauan ke masyarakat bagaimana kita harus sama memerangi virus Covid-19 ini,” katanya.

Pihaknya pun, kata Elfi, terus melakukan imbauan. Di antaranya katanya, bagaimana menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB), tetap protokol kesehatan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.Tak lupa katanya, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Sementara itu Kapolsek Cileunyi, Kompol Sururi dan Camat Cileunyi, Solihin membenarkan jika aparat dijajaran Muspika Cileunyi telah di swab test. “Total aparat Muspika yang di swab test belum.ada laporan pasti.

“Untuk saya, Pak Camat dan Pak Danramil telah lebih dulu di-swab test masih menunggu hasilnya. . Kalau tidak salah tadi Pak Yuli, Sekcam Cileunyi yang turut di-swab test,” terang Sururi. Menurut Sururi, pihak aparat Muspika Cileunyi dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 terus dilakukan. Selain terus melakukan imbauan, pihaknya pun kerap berkeliling ke sejumlah titik melakukan imbauan dan membagikan masker.

“Bahkan kemarin begitu dimulainya operasi yustisi kita pun langsung bergerak. Saat operasi yustisi berlangsung jika ada masyarakat diketahui tak membawa KTP dan melangggar protokol kesehatan langsung kami tindak. Bagi pelanggar kita diberi sanksi push-up atau menyanyikan lagu Indonesia Raya,” katanya.

Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 jajaran Muspika melakukan berbagai upaya

“Intinya, semua pihak harus turut aktif dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, terutama masyarakat. Kita harus bersama-sama bergerak. Diawali dari kita masing-masing dan keluarga harus jadi garda terdepan dalam upaya memerangi Covid-19. Tetap perhatikan protokol kesehatan, 3M dan PHBS. Kita sangat berharap Covid-19 segera musnah dan kehidupan kembali normal,” harap Sururi. @yas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Densus 88 Dilibatkan Ungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Rab Sep 16 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– Pelaku menikam Ali Jaber karena merasa terganggu dan gelisah dengan konten atau dakwah-dakwah yang kerap disampaikan dai kondang itu. VISI.NEWS – Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan Mabes Polri sempat menurunkan penyidik dan tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk menyelidiki kasus penusukan Syekh […]