Aplikasi Lokal Bantu Anak Jenuh PJJ Pakai Kelas Interaktif

Editor Ilustrasi kelas online./ap/juan karita/ via cnn indonesia/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Startup edukasi lokal asal Indonesia CoLearn mengklaim bisa membangun mindset yang tepat pada anak saat jenuh imbas pandemi Covid-19 dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung lebih dari setahun.

Menurut Co-founder dan CEO CoLearn, Abhay Saboo sebagian besar anak di Indonesia jenuh dan kurang termotivasi selama PJJ. Sementara itu, para ibu yang semakin sibuk bekerja dari rumah membutuhkan bantuan agar dapat menjalankan perannya dengan baik.

Untuk mengatasi masalah tersebut, CoLearn ikut serta dalam memantau perkembangan konsep dengan adanya guru yang terlatih mengajar kelas Live yang interaktif untuk memahami mata pelajaran Matematika, Fisika, dan Kimia (Mafia).

Fitur CoLearn ‘Tanya’ juga tersedia untuk membantu murid menyelesaikan soal-soal latihan dan dapat diakses 24 jam secara gratis.

Fitur yang bisa diakses kapan saja dan gratis ini memungkinkan murid untuk menyelesaikan soal dengan meng-upload foto soal latihan ke dalam platform. Dalam hitungan detik, CoLearn kemudian akan memberikan video penjelasan tentang cara memahami pertanyaan secara bertahap.

Fitur ‘Tanya’ merupakan wujud komitmen CoLearn untuk membuat Matematika, Fisika, dan Kimia menjadi mata pelajaran yang lebih mudah dicerna dan dipahami.

CoLearn juga sedang terus mengembangkan program Kelas Live untuk mendampingi para murid yang kesulitan mengikuti penjelasan guru selama PJJ dan ingin lebih menguasai mata pelajaran Mafia.

Fitur Kelas Live membuat murid lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran, karena bersifat interaktif dan dapat melakukan komunikasi secara langsung dengan guru dan teman-teman kelompoknya.

“CoLearn ingin murid hilangkan rasa ketakutan terhadap mapel yang susah karena tanya-jawab terkait soal bisa dilakukan lewat fitur ‘Tanya’ yang dapat diakses gratis 24 jam dari aplikasi dan website,” ungkap Abhay lewat keterangan tertulis kepada redaksi, Jumat (13/8).

Baca Juga :  Skuad Garuda Muda U-23 Yakin Bungkam Thailand

Abhay menambahkan biaya yang dihemat orangtua dan waktu yang dihemat murid bisa digunakan untuk menguasai konsep mata pelajaran yang sulit. Dengan demikian, anak memiliki kesempatan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik di masa depan.

CoLearn kini telah melayani lebih dari 4 juta pengguna fitur ‘Tanya’ dan 100 ribu murid yang telah tergabung di Kelas Live. Dari jumlah murid yang disurvei, 80 persen diantaranya diklaim telah mengalami peningkatan nilai.

Saat ini, fitur Tanya CoLearn bisa digunakan untuk kelas 4 SD hingga 12 SMA. Sedangkan fitur Kelas Live tersedia untuk kelas 7 SMP hingga 12 SMA. @fen/sumber cnn indonesia

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kemenko Perekonomian Bantu Oxygen Concentrator dan Paket Sembako ke Pemkot Solo

Sab Agu 14 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Sabtu (14/8/2021) siang menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, di rumah dinas wali kota “Loji Gandrung”. Kedatangan menteri ke Kota Solo, khusus menyerahkan bantuan berupa 100 unit oxygen concentrator, 10. 000 paket sembako, 500 kilogram telur ayam negeri, 500 kilogram daging […]