VISI NEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi meluncurkan aplikasi Nyari Gawe, sebuah platform digital yang diperuntukkan bagi para pencari kerja di wilayah Jawa Barat. Sejak diluncurkan, belasan perusahaan dari berbagai sektor telah memanfaatkan aplikasi tersebut untuk membuka lowongan kerja.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Adi Komar, menyampaikan bahwa sejauh ini sudah ada 16 perusahaan yang menggunakan aplikasi Nyari Gawe, termasuk industri tekstil.
“Ada beberapa jenis ya, mengoperasikan mesin jahit, mesin emboss, sablon, dan memilah limbah untuk daur ulang,” ujar Adi, dikutip dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).
Adi menambahkan, proses rekrutmen saat ini masih berada pada tahap pengumpulan lamaran, dan belum ada pemanggilan maupun wawancara kerja.
Adi pun mendorong perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat agar segera memanfaatkan platform digital tersebut.
“Nanti kita terus mengimbau ke perusahaan, untuk mengakses ke aplikasi,” ucapnya.
Adi juga menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada keluhan teknis dari masyarakat mengenai penggunaan aplikasi tersebut.
“Pasti kita akan terus tingkatkan, karena infrastruktur ini mendukung program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya pikir nanti itu akan menyesuaikan. Terus kita tingkatkan. Sampai sekarang, memang belum ada kendala,” katanya.
Agar manfaatnya semakin luas, aplikasi Nyari Gawe akan terus disosialisasikan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, supaya warga di seluruh wilayah Jawa Barat dapat dengan mudah mencari pekerjaan tanpa biaya tambahan.
“Kami akan lebih masif lagi, terutama dengan jajaran Disnaker kabupaten/kota, terus menyosialisasikan untuk menggunakan aplikasi ini. Baik dari perusahaan maupun pencari kerja. Sekali lagi, aplikasi ini memang didedikasikan untuk warga Jawa Barat,” ujar Adi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa hingga Kamis (9/10/2025), sudah terdapat 9.726 pelamar kerja yang mendaftar melalui aplikasi Nyari Gawe. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Karawang menjadi daerah paling antusias dengan 994 pelamar, disusul Subang sebanyak 992 orang, dan Indramayu dengan 883 orang.
Daerah lain yang juga menunjukkan antusiasme tinggi di antaranya Kabupaten Bandung (628 pelamar), Cirebon (561), Purwakarta (528), Kota Bandung (517), Cianjur (481), Bandung Barat (442), dan Kabupaten Bogor (431).
“Antusiasme warga untuk mencari atau melamar pekerjaan lewat aplikasi Nyari Gawe sangat tinggi. Ini menunjukkan kebutuhan dan semangat masyarakat untuk bekerja masih luar biasa,” kata Dedi Mulyadi.
Peluncuran aplikasi Nyari Gawe menjadi bagian dari upaya Pemprov Jabar dalam meningkatkan akses lapangan pekerjaan dan mempercepat penurunan angka pengangguran di wilayah tersebut. @kanesa