APPI Minta PSSI Cari Dalang Pengaturan Skor, Bukan Cuma Hukum Pemain

Editor Ilustrasi match fixing./shutterstock/via suara.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) meminta PSSI mengusut tuntas kasus percobaan pengaturan skor yang melibatkan lima eks pemain Perserang Serang di Liga 2 2021. Mereka meminta Komite Disiplin (Komdis) tidak berhenti setelah menghukum lima pemain.

Beberapa waktu lalu, lima pemain Perserang Serang dan satu pilar Persic Cilegon telah diputuskan bersalah oleh Komdis PSSI karena terlibat dalam kasus percobaan pengaturan skor.

Mereka pun disanksi oleh Komdis PSSI beraneka ragam. Yang terberat yakni larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di bawah naungan PSSI dan masuk area stadion selama 60 bulan.

APPI meyakini kasus ini tidak hanya melibatkan pemain. Oleh karena itu, APPI meminta PSSI juga menyelidiki kasus pengaturan skor lebih mendalam sehingga pihak luar yang terlibat bisa diberi hukuman.

“APPI meminta PSSI bertindak secara adil dengan tidak hanya memberikan hukuman kepada para pesepak bola yang terlibat,” tulis APPI dalam rilisnya, Jumat (5/11/2021), dilansir Suara.com.

“Namun juga bagi pihak lain yang terkait jika terdapat indikasi dan penemuan bukti akan keterlibatan mereka dalam praktik pengaturan skor, serta bekerja sama dengan aparat yang berwenang untuk mengungkap lebih dalam kasus ini,” sambungnya.

Dengan terungkapnya kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 2021, APPI tidak hanya berdiam diri. APPI akan terus melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pesepak bola yang terbukti bersalah.

“APPI juga dalam proses pelaporan kasus pengaturan skor tersebut kepada FIFPRO melalui Red-Button yang juga terafiliasi dengan pihak Interpol,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing menjelaskan kasus Perserang ini terus dilakukan. PSSI mengaku kesulitan menelusurinya lebih jauh karena pihak luar yang menghubungi eks penggawa Perserang menggunakan private number sehingga tak dikenali.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Kartini, Pemkab Akan Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng Khas Bojonegoro

Oleh sebab itu, Komdis PSSI akan menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Namun, belum diketahui kapan laporan resmi Komdis PSSI diberikan ke kepolisian. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Instastory Pengemudi Vanessa Angel akan Menjadi Bahan Penyelidikan Polisi

Jum Nov 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif Usman menyebut bahwa instastory yang diunggah pengemudi Vanessa Angel, Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya alias Joddy akan dijadikan sebagai bahan penyelidikan. “Keterangan-keterangan itu akan kami kumpulkan jadi satu sebagai bahan pertanyaan penyelidikan,” ungkap Latif, Jumat (5/11/2021). Latif menambahkan, proses pemeriksaan […]