Apresiasi Ponpes dan Lembaga Islam di Bogor, H. Kusnadi akan Sosialisasi Cara Mendapat Pendanaan Sesuai Regulasi

Editor Anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat H. Kusnadi. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Masih dalam rangka Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2021, Aggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mengapresiasi terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) dan Lembaga Islam di Kabupaten Bogor yang dinilai telah berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat, mendukung upaya peningkatan keimanan, kesolehan dan sosial masyarakat.

Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jabar yang juga berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor ini mengatakan, sebagai bentuk apresiasi terhadap ponpes dan lembaga pendidikan islam tersebut, ia mengaku akan melakukan sosialisasi terkait dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, terhadap sejumlah ponpes dan lembaga pendidikan islam.

“Regulasi pendanaan penyelenggaraan pesantren tersebut dinilai akan sangat bermanfaat bagi pengembangan ponpes dan lembaga pendidikan islam baik secara fasilitas maupun secara akademik keagamaan, oleh karena itu saya akan mensosialisasikan regulasi tersebut,” katanya.

Kepada VISI.NEWS, Minggu (24/10/21), Politikus Golkar ini juga menegaskan akan mengawal setiap pengajuan atau permohonan yang dilakukan oleh ponpes dan lembaga pendidikan islam yang berminat untuk mendapatkan bantuan khusus ditujukan terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, agar pengajuan atau permohonan bantuan sesuai Perpres dan Perda Pemprov Jabar tersebut bisa terserap oleh ponpes dan lembaga pendidikan islam di Kabupaten Bogor.

“Sebagai wakil dari masyarakat Kabupaten Bogor, saya bersedia untuk memfasilitasi serta memperjuangkan setiap adanya permohonan bantuan yang dilayangkan oleh ponpes dan lembaga pendidikan yang berminat untuk mendatkan bantuan tersebut,” tegasnya.

Sekedar informasi, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, diketahui tengah membangun beberapa sarana dan prasarana keagamaan, pemberian insentif guru agama sebesar 2,4 juta pertahun, insentif guru ngaji 2,4 juta pertahun, insentif guru madrasah 3 juta pertahun dan kemudian beasiswa Pancakarsa untuk 1.200 salah satu kriterianya adalah hafizd Quran, program 1.000 hafizd Quran, serta Kartu Bogor Sehat untuk marbot masjid.

Baca Juga :  Bupati Bandung, "Mak Ade, abdi nyanggakeun silaturahmi. Bade ngiring nginep di bumi Mak Ade, manawi diwidian"

“Sejumlah kebijakan Pemda Kabupaten Bogor tersebut, patut diapresiasi serta dinilai sangat bermanfaat bagi kelangsungan ponpes dan lembaga pendidikan Islam juga kemakmuran masjid beserta marbot masjid, diharapkan kebijakan tersebut bisa berkelanjutan,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mensos Risma Berikan Bantuan 105 Unit Tablet Kepada Anak Anak Eks Lokalisasi Dolly

Ming Okt 24 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan 105 unit tablet kepada siswa atau anak-anak yang kurang mampu di eks lokalisasi Dolly, Kota Surabaya, Jatim, Sabtu (23/10). “Saya mendahulukan dan memprioritaskan anak-anak dari kawasan eks lokalisasi Dolly untuk mendapatkan bantuan sosial,” kata Mensos saat menyerahkan bantuan tablet […]