Arab Saudi Mencatat Peningkatan Kontrak Perekrutan Pekerja Rumah Tangga pada Tahun 2021

Editor Ilustrasi pekerja migran. /saudigazette.com.sa
Silahkan bagikan
  • Perekrutan dari beberapa negara baru yang ditambahkan pada tahun 2022

VISI.NEWS | RIYADH – Menurut platform “Musaned” dari Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi yang berspesialisasi dalam perekrutan pekerja rumah tangga, Kerajaan Arab Saudi mencatatkan peningkatan total kontrak perekrutan pekerja rumah tangga selama triwulan keempat tahun 2021, dengan tingkat kenaikan antara bulan Oktober dan Desember mencapai lebih dari 15%.

Arab Saudi tengah memanfaatkan platform “Musaned” untuk menambahkan beberapa negara baru dalam perekrutan pekerja di tahun 2022 ini. Kerajaan ini juga menghendaki para pekerja rumah tangga yang diekspor dari negara-negara baru tersebut sesuai dengan keluarga Saudi, berdasarkan beberapa studi dan kriteria, termasuk: epidemi, tingkat kejahatan, bahasa, tingkat pendidikan, ekspektasi biaya perekrutan, gaji, dan kriteria lainnya.

Platform ini menunjukkan bahwa kontrak perekrutan pekerja rumah tangga mencatat peningkatan selama triwulan keempat tahun lalu hingga 65.000 kontrak pada bulan Oktober, naik pada bulan November menjadi lebih dari 69.000 kontrak, sementara pada bulan Desember melebihi pagu 76.000 kontrak, dengan demikian tercatat peningkatan jumlah kontrak perekrutan yang stabil pada akhir tahun 2021.

Platform “Musaned” menunjukkan bahwa Bangladesh adalah negara teratas dalam daftar dengan kontrak perekrutan pekerja rumah tangga tertinggi pada bulan Desember tahun 2021, yaitu lebih dari 12 ribu kontrak, sementara Pakistan berada di urutan kedua dengan lebih dari 11 ribu kontrak, diikuti oleh India dengan kontrak lebih kurang 11 ribu. Yang terakhir mencatat tingkat partisipasi yang lebih tinggi dalam penerbitan kontrak di bulan Desember dibandingkan dengan bulan Oktober dan November.

Berdasarkan catatan bulan November, Filipina mencatat 13.000 kontrak perekrutan, diikuti oleh Bangladesh dengan 13.000 kontrak, dan Mesir dengan lebih dari 9.000 kontrak. Filipina mencatat angka yang sama dengan 13.000 kontrak pada bulan Oktober, sementara jumlah dari Bangladesh naik menjadi lebih dari 11.000 kontrak, dan Uganda menduduki peringkat ketiga dengan lebih kurang 10.000 kontrak.

Baca Juga :  Di Hari Kedua Lebaran Pasar Mebel Bibis Solo Terbakar

Perlu diperhatikan bahwa platform “Musaned” bertujuan untuk mengatur, mengotomatiskan, dan memfasilitasi prosedur perekrutan pekerja rumah tangga serta meningkatkan level perlindungan hak-hak seluruh pihak dengan mengelola proses kontrak antara perorangan dan kantor perekrutan, di samping manajemen hubungan antara kantor perekrutan Saudi dan kantor pekerja rumah tangga di negara-negara pengekspor.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Atasi Tren dan Tantangan Baru Keamanan Siber, Huawei Dorong Koalisi Bersama, Kolaborasi dan Standar

Sel Feb 15 , 2022
Silahkan bagikan Di era pasca pandemi ini keamanan siber telah menjadi salah satu wacana terpenting di seluruh dunia.    VISI.NEWS | JAKARTA – Di era pasca pandemi ini keamanan siber telah menjadi salah satu wacana terpenting di seluruh dunia karena dampaknya yang sangat serius. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai US$20 […]