Search
Close this search box.

Aris Sanjaya dari BASE Bali Raih Juara Kedua World Class Southeast Asia

Aris Sanjaya (tengah) di Shanghai Showdown untuk memperebutkan posisi 8 Besar, didukung oleh Kiko Victor (kiri) dan Tanat Suttirak (kanan). /visi.news/ist

Bagikan :

  • Tanat Suttirak dari Thailand raih penghargaan tertinggi di World Class Southeast Asia.

VISI.NEWS | BANDUNG – Aris Sanjaya dari BASE Bali, Indonesia meraih juara kedua World Class Southeast Asia. Aris, dengan lebih dari sepuluh tahun pengalaman, berhasil memenangkan Penghargaan Pilihan Publik di Shanghai dan tantangan Future Stride oleh Johnnie Walker Blue Label, yang menyoroti kombinasi antara teknologi dan keterampilan bartending-nya.

Sedangkan di tempat pertama, rilis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (2/10/2024) malam, menyebutkan, Tanat Suttirak, bartender berbakat asal Chiang Mai, Thailand, berhasil meraih penghargaan tertinggi di ajang World Class Southeast Asia, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu yang terbaik di industri bartending. Dalam kompetisi tersebut, Suttirak juga menduduki peringkat tiga besar di tantangan Ketel One Vodka, menunjukkan keahlian dan kreativitasnya dalam menciptakan koktail yang mengesankan.

Sebagai mantan chef, Tanat memulai kariernya di dunia kuliner sebelum beralih menjadi bartender. Kini, ia beroperasi dari Dry Wave Cocktail Studio di Bangkok, di mana ia terus mengembangkan kemampuannya dan menciptakan koktail yang inovatif. Suttirak dikenal dengan kemampuan uniknya dalam menggabungkan teknik klasik dengan bahan-bahan lokal, menjadikannya favorit di kalangan juri dan penonton.

Kompetisi ini juga dihadiri oleh bakat-bakat hebat lainnya dari Asia Tenggara, termasuk Ngo Kim Uyen (Kim) dari Vietnam dan Kiko Victor dari Filipina. Kim berbagi pengalamannya di World Class Shanghai 2024, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk belajar dan bertemu dengan rekan-rekan seprofesi serta legenda industri.

Kiko Victor, yang mewakili The Curator Coffee & Cocktails, menampilkan semangatnya dalam menciptakan koktail yang beragam. Dalam tantangan Don Julio Hai-Pai, ia membuat koktail yang terinspirasi dari kenangan manis bersama kakek-neneknya, sedangkan pada tantangan The Singleton Sense the Moment, ia menciptakan minuman unik dengan bahan-bahan lokal seperti buah nangka yang dipanggang.

Baca Juga :  Hailuki: Pembangunan Infrastruktur dan Penanganan Parkir Liar Dilakukan Bertahap

Kesuksesan Tanat dan rekan-rekannya dari Asia Tenggara di World Class menunjukkan potensi luar biasa dalam industri bartending di kawasan ini, serta menginspirasi generasi bartender selanjutnya untuk terus berkarya dan berinovasi.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :