VISI.NEWS|BANDUNG -Derbi London Utara kembali menghadirkan cerita kontras. Di satu sisi, Arsenal kian kukuh di puncak klasemen. Di sisi lain, debut Igor Tudor bersama Tottenham Hotspur harus berakhir dengan kekalahan telak 1-4 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Kemenangan ini membuat The Gunners mengoleksi 61 poin dan menjaga jarak lima angka dari Manchester City, meski telah memainkan satu laga lebih banyak. Sebaliknya, Spurs tertahan di peringkat ke-16 dengan 29 poin, situasi yang membuat tekanan semakin besar di ruang ganti tuan rumah.
Efektivitas Jadi Pembeda
Arsenal tampil lebih siap sejak menit awal. Sundulan Leandro Trossard dan percobaan Viktor Gyokeres menjadi tanda dominasi tim tamu. Tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32 ketika Eberechi Eze memanfaatkan bola liar di kotak penalti untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Tottenham sempat membalas cepat melalui aksi individu Randal Kolo Muani dua menit berselang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, memberi harapan bagi publik tuan rumah.
Namun babak kedua menjadi panggung Arsenal. Gyokeres mencetak gol pada menit ke-47 lewat sepakan terukur dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan Jurrien Timber. Momentum tuan rumah sempat muncul saat Kolo Muani kembali menjebol gawang, tetapi dianulir wasit Peter Bankes karena pelanggaran.
Arsenal semakin menjauh pada menit ke-61. Eze mencetak gol keduanya lewat bola rebound di dalam kotak penalti. Gyokeres kemudian menutup pesta gol pada masa injury time dengan penyelesaian akurat ke tiang jauh.
Dominasi tim tamu tercermin dari statistik. Arsenal mencatatkan 61 persen penguasaan bola dan 20 tembakan, berbanding enam milik Tottenham. Dari tujuh tembakan tepat sasaran Arsenal, empat di antaranya berbuah gol.
Sinyal Serius Menuju Gelar
Bagi tim asuhan Mikel Arteta, kemenangan ini bukan sekadar gengsi derbi, tetapi juga pesan tegas kepada para pesaing bahwa mereka siap menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Sebaliknya, Tudor menghadapi pekerjaan rumah besar. Struktur pertahanan yang rapuh dan minimnya kreativitas di lini tengah menjadi sorotan utama dalam laga perdananya.
Derbi ini tidak hanya mempertegas kesenjangan performa kedua tim musim ini, tetapi juga menunjukkan bahwa Arsenal sedang berada dalam momentum terbaiknya untuk mengincar trofi Premier League.
Statistik Singkat
Penguasaan bola: 39% – 61%
Tembakan: 6 – 20
Tembakan tepat sasaran: 5 – 7
Pelanggaran: 17 – 11
Sepak pojok: 2 – 5
Kartu kuning: 2 – 1
Susunan Pemain
Tottenham (3-4-2-1): Guglielmo Vicario; Joao Palhinha, Radu Dragusin, Micky Van de Ven; Archie Gray, Yves Bissouma, Pape Matar Sarr; Conor Gallagher, Xavi Simons; Randal Kolo Muani.
Pelatih: Igor Tudor
Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Piero Hincapie, Gabriel Magalhaes, William Saliba, Jurrien Timber; Declan Rice, Martin Zubimendi; Eberechi Eze, Leandro Trossard, Bukayo Saka; Viktor Gyokeres.
Pelatih: Mikel Arteta
@fajar