Search
Close this search box.

Arus Balik Cipali Melonjak Menjelang Magrib

Gerbang Tol Palimanan./visi.news/foursquare.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) terpantau mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (24/3/2026) sore. Lonjakan arus menuju Jakarta ini bertepatan dengan dimulainya pemberlakuan rekayasa lalu lintas One Way Nasional yang diresmikan oleh Kapolri bersama jajaran menteri di Gerbang Tol Kalikangkung pada pukul 14.25 WIB siang tadi.

Rekayasa satu arah tersebut dijadwalkan membentang dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), dan diprediksi akan terus berlangsung secara situasional hingga Minggu (30/3/2026).

Berdasarkan catatan operasional Astra Tol Cipali periode pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, pergerakan kendaraan ke arah ibu kota menunjukkan tren kenaikan yang tajam. Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengungkapkan bahwa puluhan ribu kendaraan telah melintas hingga petang ini.

“Tercatat sekitar 74 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta, atau sekitar 92 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya,” kata Ardam Rafif Trisilo, Selasa (24/3/2026) sore.

Meski terjadi kepadatan volume, pihak pengelola memastikan bahwa skema rekayasa yang diterapkan otoritas terkait mampu menjaga ritme perjalanan pemudik tetap stabil.

“Hingga menjelang Maghrib petang ini, arus lalu lintas di Tol Cipali masih terpantau sangat lancar dan tidak terjadi kemacetan,” tambahnya.

Manajemen Rest Area dan Keselamatan

Guna menghindari penumpukan kendaraan di bahu jalan yang berisiko menghambat laju arus utama, Astra Tol Cipali bersama kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup di sejumlah rest area secara situasional. Kebijakan ini diterapkan baik pada jalur one way (KM 86, 102, 130, 166) maupun jalur normal (KM 164, 130, 101, 77).

Baca Juga :  KemenP2MI Gelar Raker dengan Komisi IX DPR: Dorong Kampanye Nasional Migran Aman & Mitigasi Konflik Timur Tengah

Ardam mengingatkan agar pengguna jalan tidak memaksakan diri masuk ke area peristirahatan yang sudah melebihi kapasitas.

“Apabila rest area terpantau penuh, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan maupun memaksakan diri mengantre di jalur utama sebelum masuk area istirahat karena dapat memicu perlambatan arus,” ucap Ardam.

Selain itu, para pemudik dilarang keras melakukan manuver berbahaya seperti berpindah jalur sembarangan atau menggunakan U-turn ilegal di tengah pemberlakuan one way. Pengelola memberikan solusi bagi pengendara yang ingin berpindah jalur tanpa harus membayar tarif tambahan.

“Apabila perlu berganti jalur, silakan keluar melalui gerbang tol terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan masuk kembali ke jalur yang diinginkan tanpa dikenakan tambahan tarif,” pungkasnya. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :