ASN/PNS Jangan Terganggu Melayani Masyarakat Karena Pilkada

Editor Bupati Bandung terpilih, H. M. Dadang Supriatna (Kang DS), bersama rekan-rekan wartawan./visi.news/ki agus.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS — ASN/PNS tidak perlu mempermasalahkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), apalagi tentang siapa yang kalah dan menang, sebab perilaku tersebut dikatakan Bupati Bandung terpilih, H. M. Dadang Supriatna (Kang DS), hanya mengganggu kinerja ASN/PNS untuk melayani masyarakat.

Kang DS menambahkan, tugas ASN/PNS itu melayani masyarakat bukan mempermasalahkan pilkada. Jadi saat ini lebih bagus lebih fokus untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

“Kami memang akan melakukan perubahan tata kelola pemerintahan, dan itu jelas memerlukan pemikiran yang benar-benar matang agar di dalam pelaksanaannya bisa memenuhi grafik prioritas pelayanan yang maksimal,” katanya di Sapan, Kamis (31/12/2020).

Namun perubahan itu, dia menegaskan, semata-mata dilakukan hanya untuk pengabdian dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan itu diungkapkannya bukan hanya omong kosong, bisa dibuktikan kalau setelah pelantikan nanti.

Dia juga membahas masalah informasi dan pelayanan sosial yang dianggapnya tidak merata. Bahkan dia juga menuturkan ada beberapa kampung yang tak terinjak pimpinan daerah selama puluhan tahun sehingga tidak mengetahui siapa Bupati Bandung sebenarnya.

Selanjutnya masalah perizinan, perekonomian, dan sosial juga akan menjadi prioritas kerjanya. Dia akan membuktikan kepada masyarakat kalau dirinya tidak akan memberikan janji melainkan bukti.

“Karena sudah saatnya masyarakat Kabupaten Bandung bisa mendapatkan perlakuan yang layak dalam memperoleh haknya sebagai warga Kabupaten Bandung, termasuk sektor perekonomiannya berikut kesejahteraannya. Insya Alloh kami bisa merealisasikannya secara signifikan,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, pembenahan kepariwisataan dan MoU dengan pihak pengelola wisata akan diperbaharuinya. Bukan masalah lahan perhutani atau perkebunannya, tapi dimana lokasi wisata itu berada, maka harus jelas perhitungannya. Jangan sampai masyarakat menjadi tamu di daerahnya sendiri. @qia.

Baca Juga :  Teh Nia Tepis Hoax dan Ajak Warga Berbondong-bondong Ikut Nyoblos ke TPS

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Kota Solo Disemprot Disinfektan Massal Secara Serentak untuk Cegah Covid-19

Kam Des 31 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di hari terakhir tahun 2020, Kamis (31/12/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan sterilisasi seluruh kawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan gerakan penyemprotan disinfektan secara massal. Dalam gerakan penyemprotan massal secara serentak yang melibatkan unsur TNI, Polri, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Solo, para relawan dan didukung […]