VISI.NEWS | BANDUNG – Pertumbuhan wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Bojongsoang, mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kawasan ini semakin ramai dengan pembangunan permukiman, fasilitas komersial, dan pusat pendidikan. Terutama di sekitar Jalan Bojongsoang, keberadaan kampus besar dan fasilitas publik lainnya turut mendorong tingginya volume lalu lintas harian yang melintasi jalur ini.
“Jalan Bojongsoang merupakan ruas jalan strategis yang menghubungkan kawasan selatan Kabupaten Bandung dengan pusat kota Bandung. Jalur ini juga menjadi akses utama menuju berbagai wilayah penting, seperti Dayeuhkolot, Buahbatu, dan Tol Buahbatu. Dengan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat dan kendaraan, jalan ini kini sering kali mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk di persimpangan utama.” ungkap tokoh warga setempat Drs H. Suhendar, M.Si., Jumat (26/9/2025).
Salah satu titik simpul kemacetan yang paling parah terletak pada persimpangan tertentu di Jalan Bojongsoang yang saat ini masih berbentuk simpang sebidang. Simpang ini sudah tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang semakin meningkat. Ditambah dengan adanya aktivitas masyarakat di sekitar simpang, ruang gerak kendaraan menjadi terbatas, mengakibatkan penurunan tingkat pelayanan jalan dan peningkatan waktu tempuh.
“Kemacetan ini juga berimbas pada pemborosan bahan bakar dan peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas. Keadaan tersebut memperburuk kenyamanan berkendara, mempengaruhi efisiensi transportasi, serta menambah beban sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Oleh karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk mencari solusi infrastruktur yang mampu mengatasi permasalahan ini,” imbuhnya.
Salah satu solusi yang dianggap paling tepat untuk mengatasi masalah kemacetan di Jalan Bojongsoang Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) akan melaksanakan pembangunan simpang tidak sebidang, seperti flyover atau underpass. Dengan adanya simpang tidak sebidang, diharapkan arus lalu lintas dapat lebih lancar, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan efisiensi waktu perjalanan bagi para pengguna jalan.
Kajian kelayakan atau Feasibility Study (FS) untuk memastikan bahwa proyek tersebut dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan. Kajian FS ini akan mengevaluasi berbagai aspek, termasuk teknis, ekonomi, lingkungan, dan sosial, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Kajian kelayakan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan flyover atau underpass tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi jangka pendek, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan kawasan secara keseluruhan. Dalam kajian tersebut, akan dipertimbangkan dampak sosial ekonomi dan lingkungan, agar proyek ini dapat berjalan tanpa menimbulkan masalah baru.
Sebagai langkah awal, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat telah memulai penyusunan Feasibility Study untuk pembangunan simpang tidak sebidang di Jalan Bojongsoang. Penyusunan FS ini merupakan bagian dari persiapan yang matang untuk memastikan bahwa proyek ini dapat dilaksanakan dengan baik dan efektif. Nilai anggaran untuk penyusunan FS dan DED (Detail Engineering Design) ini sebesar Rp. 1.100.000.000,00.
Tender untuk penyusunan Feasibility Study ini telah dimenangkan oleh PT. Garis Putih Sejajar, sebuah perusahaan konsultan yang beralamat di Taman Kopo Indah I, Bandung. Dengan harga penawaran sebesar Rp. 912.213.170,00, PT. Garis Putih Sejajar akan bertanggung jawab dalam melakukan kajian kelayakan dan menyusun desain teknis untuk pembangunan simpang tidak sebidang tersebut.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan akan mendukung pertumbuhan kawasan Bojongsoang yang semakin pesat dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan terselesaikannya proyek ini, diharapkan kemacetan yang selama ini mengganggu aktivitas sehari-hari dapat berkurang signifikan, dan kawasan ini bisa menjadi lebih maju dan terhubung dengan baik dengan kawasan lainnya di Kabupaten Bandung.
@uli












