Atlet Muslim Olimpiade Tokyo Rayakan Iduladha dengan Doa Bersama

Editor Atlet muslim Olimpiade Tokyo merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban dengan melakukan doa bersama dan mengirim pesan secara daring./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Atlet muslim Olimpiade Tokyo merayakan Iduladha atau Hari Raya Kurban dengan melakukan doa bersama dan mengirim pesan secara daring, mengingat kondisi mereka yang tengah terpisah jauh dengan orang-orang yang mereka cintai.

Salah satu hari libur penting dalam kalender Islam, yaitu Iduladha, biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga, memakai pakaian yang pantas, mengambil bagian dalam acara besar, menyembelih ternak untuk acara tersebut dan memberikan hadiah kepada anak-anak.

Sementara itu, Olimpiade Tokyo digelar dengan protokol ketat Covid-19. Atlet, ofisial dan jurnalis dari seluruh dunia, semuanya terputus dari kota-kota lainnya dan tunduk pada aturan pemakaian masker dan penerapan jarak sosial. 

Setelah bertahun-tahun berlatih, beberapa atlet dan ofisial dari negara-negara muslim kini berkumpul untuk bertanding dan berdoa bersama dalam rangka Iduladha dengan menggunakan masker. 

“Delegasi negara-negara Islam melakukan salat Iduladha di Kampung Atlet,” tulis Komite Olimpiade Yordania dalam akun Twitter disertai dengan foto-foto atlet dan ofisial yang tengah berdoa menggunakan sepatu dan pakaian olahraga, seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (23/7/2021). 

Beberapa pejabat yang mengenakan baju olahraga berlambang negara Saudi tampak melakukan salat di lantai tanpa beralaskan sajadah. Masker menyembunyikan senyum mereka. Sementara perwakilan dari Maroko dan Yordania berbagi permen dari kaleng kecil dalam acara tersebut. 

Sebagian besar perayaan tersebut hanya terbatas pada pesan daring.

Sebanyak 14 pemain tim bola voli putri Turki yang dijuluki “Sultan Net” di negara asalnya itu mempublikasikan pesan video lewat media sosial Instagram dan Twitter.

“Selamat Id untuk semua orang dari Tokyo,” ujar tim bola voli putri Turki.

Tim bola voli Turki merupakan salah satu harapan penyumbang medali bagi negara tersebut, setelah mereka mengantongi medali perunggu bulan lalu dalam turnamen Volleyball Women’s Nations League.

Baca Juga :  Ekspatriat di Arab Saudi Dapat Melakukan Pembayaran Biaya Tanggungan Setiap Tiga Bulan

Tim pengungsi Olimpiade Tokyo meliputi atlet-atlet dari Afghanistan, Suriah, Irak, dan Iran.

“Atlet-atlet muslim merayakan Iduladha, dan kami senang mereka bisa melakukannya. Jelas, dengan langkah-langkah yang ada, kami tidak dapat mengadakan pesta, jadi mereka melakukannya secara pribadi,” ungkap Direktur Solidaritas Olimpiade Komite Olimpiade Internasional (IOC) James Macleod dalam konferensi pers virtual, Jumat. @fen 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemprov Jabar Percepat Serapan Anggaran Penanganan Covid-19

Sab Jul 24 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengupayakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 1,1 triliun. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar Nanin Hayani Adam melaporkan, per Jumat (23/7/2021), realisasi anggaran penanganan Covid-19 sudah mencapai 17,58 persen atau […]