VISI.NEWS|BANDUNG -Real Betis mengalami salah satu malam paling pahit musim ini setelah dihajar Atletico Madrid lima gol tanpa balas pada perempat final Copa del Rey 2025/2026 di Estadio de La Cartuja, Jumat dini hari WIB. Kekalahan telak di depan publik sendiri itu memastikan langkah Los Colchoneros ke semifinal, sementara Betis tersingkir dengan cara yang menyakitkan.
Pertandingan sebenarnya dibuka dengan semangat tinggi dari Betis. Tuan rumah langsung menekan sejak awal dan sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Abde Ezzalzouli pada menit kelima, namun bola hanya melintas tipis di sisi gawang. Alih-alih memimpin, Betis justru dihukum oleh efektivitas Atletico yang tampil jauh lebih klinis.
Atletico membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui skema bola mati. Sundulan David Hancko dari jarak dekat tak mampu diantisipasi kiper Adrian. Gol itu menjadi awal dari runtuhnya pertahanan Betis yang terlihat kesulitan mengimbangi intensitas permainan tim tamu.
Tim asuhan Diego Simeone terus menekan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-30 lewat Giuliano Simeone. Tujuh menit berselang, Ademola Lookman memperlebar jarak menjadi 3-0, membuat suasana stadion berubah tegang menjelang turun minum.
Selepas jeda, Betis mencoba bangkit dan sempat menciptakan peluang melalui Angel Ortiz. Namun kiper Juan Musso tampil sigap di bawah mistar Atletico. Saat tuan rumah berusaha mengejar ketertinggalan, Atletico justru kembali menghukum lewat serangan cepat.
Pada menit ke-62, Lookman kembali berperan penting dengan memberikan umpan kepada Antoine Griezmann yang menuntaskannya menjadi gol keempat. Dominasi Atletico benar-benar tak terbendung. Griezmann nyaris mencetak gol tambahan pada menit ke-82, tetapi kali ini Adrian masih mampu menepis bola.
Petaka Betis ditutup semenit kemudian. Thiago Almada menyambar bola muntah di dalam kotak penalti untuk mencetak gol kelima sekaligus memastikan pesta gol Atletico di Sevilla.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, menegaskan timnya tampil dengan fokus penuh sejak awal laga. “Kami bermain dengan intensitas, disiplin, dan rasa lapar untuk menang. Tim menunjukkan karakter yang luar biasa malam ini,” ujarnya.
Sementara itu, Manuel Pellegrini mengakui timnya tampil jauh di bawah standar. “Ini kekalahan yang menyakitkan. Kami tidak mampu mengontrol permainan dan membuat terlalu banyak kesalahan yang dihukum oleh lawan,” kata pelatih Betis tersebut.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid melangkah ke semifinal Copa del Rey dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Betis harus menelan kenyataan pahit tersingkir setelah malam yang akan lama diingat para pendukungnya sebagai salah satu yang paling kelam musim ini.@fajar