VISI.NEWS – Calon Bupati Bandung yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar), Hj. Kurnia Agustina Naser, mengapresiasi langkah Dewan Perwakilan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bandung dalam mengambil sikap politiknya yakni mendukung Nia – Usman (NU) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Periode 2021-2026.
Menurut Hj Kurnia Agustina Naser yang lebih akrab di panggil Teh Nia, rasa senang berikut bahagia ketika mendengar langsung informasi dukungan ini. Pihaknya berharap dengan adanya dukungan langsung dari PPP, mudah-mudahan membawa aura yang sangat positif.
“Perkembangan menuju persiapan pendaftaran koalisi, konsolidasi, dan sebagainya ini kita satu padukan dalam satu komando. Pernyataan dan sikap partai berikut pendukungnya di luar Partai Golkar, tentu ini sangat membuat kami gembira,” jelas Teh Nia saat diwawancara wartawan usai acara Jaga dan Rawat Kebersihan, Kenyamanan, dan Ketertiban Takoci Plaza Danalaga yang digelar di Taman Kota Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/8).
Menurut Teh Nia, politik itu tiap detiknya sangat dinamis. Oleh karena itu perlu diluruskan kembali ke niat awal bahwa yang kita lakukan ini semata -mata untuk membawa Kabupaten Bandung ke arah yang lebih baik lagi.
“Sekecil apa pun kontribusi rekan-rekan partai yang diberikan, sangat besar artinya untuk masyarakat kita. Yang disayangkan adalah, bila kita terpecah belah ataupun saling ‘black campaign’ itu kontra produktif dan sangat tidak kita harapkan,” ucapnya.
Pada bagian lain Teh Nia menyikapi tingginya pernikahan usia muda dan angka kelahiran. Menurut Nia, berdasarkan data di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung, akibat diberlakukannya lockdown ini sangat berdampak.
“Ini merupakan salah satu tantangan persoalan yang harus cepat diselesaikan dengan tentunya dibantu semua pihak. Ini juga, tidak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk berencana ketika berkeluarga,” jelasnya.
Pihaknya berharap, mudah-mudahan generasi ke depan yang kita persiapkan harus lebih baik dari generasi sekarang yang sesuai dengan semangat Tahun Baru Hijriah ke arah yang lebih baik lagi.
Di musim pandemi ini, pihaknya juga meminta semua pihak tidak menyalahkan virus corona. Karena hakikatnya kita sedang diuji Yang Maha Kuasa sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah kedewasaan, kewarasan, dan kedekatan religius kepadaNya.
“Saat kita sedang susah, justru sebaliknya kita harus senang. Insyaallah akan bahagia. Hanya kepada Allah kita meminta pertolongan dan perlindungan dari pandemi corona ini,” pungkasnya. @yus