Search
Close this search box.

Babak Kedua Jadi Titik Runtuh Juventus, Kalulu Akui Tim Kehilangan Kendali

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Kekalahan telak menimpa Juventus saat bertandang ke markas Galatasaray dalam laga playoff UEFA Champions League di Istanbul, Rabu dini hari WIB. Alih-alih membawa pulang keunggulan, wakil Italia itu justru pulang dengan kekalahan pahit 5-2 yang mempersulit langkah mereka menuju leg kedua.

Pertandingan sebenarnya berjalan menjanjikan bagi Juventus. Tuan rumah sempat unggul lewat gol Gabriel Sara, namun dua gol balasan Teun Koopmeiners membuat tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1. Permainan terlihat terkendali, meski beberapa pemain sudah mengalami masalah fisik sejak awal laga.

Situasi berubah total selepas turun minum. Pergantian pemain yang memasukkan Juan Cabal menggantikan Andrea Cambiaso justru menjadi awal petaka. Kesalahan fatal di lini belakang berujung gol penyama sekaligus kartu merah yang membuat Juventus kehilangan keseimbangan.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan sepenuhnya oleh Galatasaray. Serangan demi serangan berujung gol melalui dua torehan Noa Lang, serta tambahan dari Davinson Sánchez dan Sacha Boey yang memastikan kemenangan besar tuan rumah.

Bek Juventus, Pierre Kalulu, menilai masalah utama tim bukan sekadar kartu merah, melainkan runtuhnya performa secara keseluruhan di babak kedua.

“Gol terus datang dari kesalahan kami sendiri, tapi hal paling sulit diterima adalah performa babak kedua secara keseluruhan,” ujar Kalulu kepada Sky Sport Italia.

Menurutnya, tim tetap seharusnya mampu bertahan lebih baik meski bermain dengan sepuluh orang.

“Meski dengan kartu merah, kami seharusnya tidak membiarkan semua peluang itu terjadi. Kami perlu mencari tahu apa yang terjadi malam ini, tapi itu sudah lewat dan dalam sepak bola kita harus cepat move on ke pertandingan berikutnya,” lanjutnya.

Juventus juga tampil pincang akibat sejumlah pemain inti yang absen atau cedera, termasuk keluarnya Gleison Bremer di babak pertama, serta absennya Jonathan David, Emil Holm, dan Dušan Vlahović.

Baca Juga :  Mojtaba Khamenei Kirim Sinyal Damai, Tapi Siap Hadapi Perang Besar

Meski begitu, Kalulu menolak menjadikan kelelahan atau jadwal padat sebagai alasan kekalahan.

“Tidak, Anda tidak bisa bersembunyi di balik kelelahan ketika menghadapi pertandingan Liga Champions. Begitulah jalannya malam ini, sangat sulit menentukan apa yang salah, tapi kami harus tetap mengangkat kepala dan tampil lebih baik ke depannya,” katanya.

“Kami harus segera fokus pada pertandingan berikutnya dan memastikan kesalahan serupa tidak terulang.”

Kini, Juventus wajib menang dengan selisih besar di leg kedua jika ingin menjaga peluang lolos tetap hidup.

Hasil pertandingan lainnya: • Borussia Dortmund 2-0 Atalanta

• AS Monaco 2-3 Paris Saint-Germain

• Benfica 0-1 Real Madrid

Jadwal pertandingan berikutnya: • Qarabag vs Newcastle United

• Olympiakos vs Bayer Leverkusen

• Bodo/Glimt vs Inter Milan

• Club Brugge vs Atletico Madrid

@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :