Bahtsul Masail PBNU Tanggapi Gus Miftah Tampil di Gereja

Editor :
Pimpinan Pesantren Ora Aji, Gus Miftah./via republika.co.id/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Beberapa hari lalu, pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah ramai diperbincangkan warganet karena ceramahnya di sebuah gereja di Jakarta Utara.

Warganet menganggap apa yang dilakukan Gus Miftah terlalu toleran.

Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU Mahbub Maafi menanggapi hal itu. Dia mengatakan apa yang dilakukan Gus Miftah hanya sebatas hadir dalam peresmian gereja dan tidak ada masalahnya.

Memang, beberapa pandangan ulama berbeda dalam hukum masuk gereja atau tempat ibadah agama lain.

“Ada perbedaan ulama ketika menyangkut hukum soal masuk gereja atau tempat ibadah agama lain,” kata Mahbub seperti dilansir
Republika , Selasa (4/5/2021).

Beberapa pandangan ulama menyatakan makruh masuk gereja atau sinagoge. Sebagian mahzab Syafi’i tidak membolehkan bagi muslim masuk tempat ibadah non-muslim kecuali mendapat izin.

Sementara sebagian lagi menyatakan tidak halal memasuki tempat ibadah non-muslim walaupun tanpa izin. Mahzab lain, seperti Hanbali membolehkan masuk tempat ibadah agama lain.

“Jadi pendapat dari para ulama bermacam-macam. Ada yang katakan makruh, boleh, boleh dengan izin, bahkan ada yang membolehkan melakukan salat di sana,” ujar dia.

Namun, menyangkut soal Gus Miftah, tetap tidak ada yang harus dipermasalahkan. Sebab, dia hanya datang di peresmian gereja, tidak ada masalah.

Sebelumnya, Gus Miftah mengklarifikasi soal ceramahnya itu di akun instagramnya. Dalam unggahan videonya ia menjelaskan kedatangannya di gereja bukan dalam rangka ibadah melainkan atas undangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam rangka orasi kebangsaan.

“Assalamu’alaikum, kemarin rame karena ceramah saya di gereja, padahal kemarin diajak pak Gubernur, saya diminta orasi kebangsaan soal kerukunan,” kata Gus Miftah dalam unggahan videonya yang dilihat pada Selasa (4/5).

Baca Juga :  Presiden FIFA Ikut Bahagia Lionel Messi Bertahan di Barcelona

Menurut dia, apa yang dilakukannya adalah hal wajar karena dalam rangka menjaga hubungan dengan sesama anak bangsa.

“Menurut saya biasa, konteksnya bukan ibadah, itu peresmian gereja maka saya bilang, silaturrahmi kita dengan Tuhan ya salat, silaturrahmi kita dengan kanjeng Nabi ya selawat, silaturrahmi kita dengan anak bangsa ya pancasila,” ucap dia. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PT KAI Operasikan KA Jarak Jauh untuk Layani Kepentingan non-Mudik

Rab Mei 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Selama diberlakukannya larangan mudik lebaran antara tanggal 6 – 17 Mei 2021, PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih akan tetap mengoperasikan kereta api (KA) jarak jauh secara terbatas, khusus untuk melayani perjalanan penumpang dengan keperluan mendesak dan kepentingan non-mudik Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 […]