Balita Tewas Terperosok ke Dalam Sumur

Editor Ilustrasi mayat anak./dok.detikcom/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Anak lelaki berusia 2,5 tahun di Kota Sukabumi ditemukan tewas terperosok ke dalam sumur. Ia sempat ditinggal sendirian saat ibunya menonton acara televisi di rumah.

Yanti (31), bibi korban, mengatakan semula keponakannya itu naik ke atas tangga dan bermain di belakang rumah. Yanti kemudian mengingatkan kakaknya atau ibu korban untuk membawa sang anak balita itu masuk ke dalam rumah.

“Karena takut jatuh, setelah itu masuk rumah. Dia lihat video, joget-joget. Nyanyi-nyanyi si anak tuh, saya kebetulan sedang membantu ibunya bikin kue. Karena zuhur, lalu saya pulang dulu untuk salat,” kata Yanti, Selasa (10/8/2021).

Selepas itu, Yanti masih melihat korban menonton tayangan acara televisi. Tidak lama, Yanti mendapatkan kabar bahwa bocah tersebut hilang.

“Banyak yang nanyain posisi si anak itu, kemudian ada yang bilang coba di cek ke belakang. Karena anak itu memang suka main di sana. Tidak lama, pamannya mengecek ke sumur. Korban ditemukan di dalam sumur, pakaiannya basah semua,” ujar Yanti.

Posisi sumur tempat korban terperosok berada di belakang rumah. Posisinya dekat dengan saluran air.

Menurut Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani sumur itu berkedalaman 1,5 meter.

“Karena tidak ada yang mengetahui korban terperosok ke dalam sumur tersebut sehingga tidak ada yang menolong dan ditemukan sudah tidak bernyawa,” ucap Imran. @fen

Baca Juga :  Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi Diikuti Anak Berkebutuhan Khusus

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Viral Video Aksi Pemalak Modus Jual Paksa Bendera di Cianjur

Rab Agu 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Video pemalakan bermodus jual paksa bendera Merah-Putih viral di media sosial. Aksi tersebut terjadi di Jalaran Raya Cidaun, Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Video itu diunggah akun instagram @dashcam_owner_Indonesia. Tertulis jika aksi jual paksa itu terjadi di Sindangbarang Cianjur dan berlangsung pada 9 Agustus 2021. “Apakah ini […]