Banjir Bandang di Kertasari Akibat Alih Fungsi Lahan ?

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KERTASARI – Alih fungsi lahan hutan mejadi perkebunan memang akan sangat berdampak pada alam dan lingkungan, salah satunya bisa membuat berkurangnya area resapan air yang bisa menyebabkan terjadi banjir dan kekeringan.

Akhir-akhir ini di wilayah Kertasari Kabupaten Bandung saat memasuki musim penghujan, air yang sangat deras hingga melebar kepermukaan warga dan jalan raya, hal ini disebabkan karena air tak mampu lagi diserap oleh pepohonan yang keras. Pasalnya, didaerah tersebut diduga lahannya sudah cukup banyak dijadikan perkebunan.

Banjir bandang yang melanda Kertasari ini juga menjadi perhatian banyak orang, termasuk menuai komentar warganet yang cukup kritis. Salah satu komentar tersebut, dilontarkan dalam unggahan instagram di akun @adalahkabupatenbandung.

“Dihuluna dirarusak dijieunan kebon sayur, ijina dipermudah pamarentah, sebagian pamarentah api-api teu apal, begitu banjir bandang aya proyek penanggulangan banjir, ieumah konspirasi keur ngarusak alam. Kejahatan yang direncanakan,” tulis akun @feysapta dikutip VISI.NEWS, Jumat (26/4/2024)

“Tahun 2016 silam, para aktivis lingkungan sudah menanam ribuan berbagai jenis bibit tanaman pohon. Entah bagaiamana pohon-pohon tersebut, mungkin sudah dicabut lagi sama pak petani karena bisa mengganggu ladangnya. Mau bagaimana pun hal ini akan terus terjadi karena kondisi gunung yang berada dikertasari sudah beralih fungsi menjadi perkebunan. Krisis lahan serapan yang aa berakibat banjir besar,” sebut akun @adiicahyadi.

“Udah sering terulang banjir begini, harusnya sih segera evaluasi dan perubahan di hulunya,” kata warganet lainnya.

Diketahui dari informasi yang diterima, banjir bandang yang melanda wilayah Kertasari yang terjadi Selasa (23/4/2024) siang. Menyisakan lumpur dan mengakibatkan tertutupnya akses jalan utama terutama di wilayah Kp. Cirawa, Desa Cibereum. Ironisnya banjir bandang ini juga menelan 1 korban jiwa dan beberapa orang lainnya ikut terseret arus.

Baca Juga :  Polda Jabar Ungkap Pelaku dan Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Sementara itu, VISI.NEWS mencoba mengkonfirmasi Camat Kertasari Heri Mulyadi melalui telepon selulernya. Namun, hingga berita ini dimuat pihaknya belum memberikan tanggapan.

@gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Nama Ridha Agus Muncul di Bursa Calon Wali Kota Bandung dari Kalangan Birokrat

Jum Apr 26 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Ridha Agus, seorang PNS yang selama ini dikenal sebagai birokrat yang menjauhi hingar bingar politik, tiba-tiba muncul sebagai bakal calon Walikota Bandung. Nama Ridha Agus menjadi viral melalui suatu polling di media sosial (WhatsApp Group), mengagetkan banyak pihak. Meskipun selama ini namanya tidak pernah muncul […]