Bantuan HP untuk Pembelajaran Daring Bagi Siswa Tidak Mampu di Solo Terus Bergulir

Editor Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyerahkan bantuan HP kepada salah seorang siswa SMP Negeri 1 Solo dari keluarga tidak mampu yang selama ini tidak bisa mengakses pembelajaran secara daring./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Program bantuan handphone (HP) bagi para siswa dari keluarga kurang mampu di Kota Solo yang digagas Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, terus bergulir.

Wali Kota Solo bersama Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang Jumat (8/1/2020) pagi bersepeda santai “Mider Praja”, secara berurutan membagikan sebanyak 176 unit HP, masing-masing kepada siswa SMP Negeri 14 (40 unit), SMP Negeri 11 (45), SMP Negeri 18 (45), dan SMP Negeri 1 (46).

Wali Kota yang akrab disapa Rudy, ketika menyerahkan bantuan alat komunikasi dan informasi tersebut di SMP Negeri 1 yang disaksikan sejumlah orang tua siswa menyatakan, perangkat HP bantuan Pemkot Solo itu khusus hanya untuk keperluan belajar siswa dalam mendukung pembelajaran secara daring.

Rudy dalam nada keras, mengingatkan, orang tua dilarang meminjam HP siswa dengan alasan apa pun. Larangan tersebut, terutama untuk mencegah penularan Covid-19 dan jangan sampai kasus HP bantuan digadaikan orang tuanya sehingga siswa terganggu dalam melakukan pembelajaran secara daring.

“Masalahnya, kalau ayahnya terpapar Covid-19 dan virusnya nempel di HP, saat anak mengusap wajah dengan tangan yang pegang HP bisa tertular Covid-19,” katanya.

Terhadap para siswa penerima bantuan, wali kota Solo juga menekankan, HP untuk kegiatan pembelajaran daring tidak boleh digunakan main game.

Ditegaskannya, pemerintah juga memberi bantuan kuota untuk kepentingan belajar dari rumah agar siswa dari keluarga tidak mampu bisa mengikuti pelajaran secara daring.

“HP bantuan juga dipindah-dipindahkan. Biar di SMP 7 itu saja ada HP bantuan kepada siswa digadaikan orang tuanya. Kalau sampai ada orang tua menggadaikan HP bantuan. akan berurusan dengan polisi. Sanksinya disel di kantor polisi,” tandasnya.

Baca Juga :  Uji Coba, Persib Bandung akan Ditantang Salah Satu Tim Kuat Liga 2

Di depan para orang tua siswa dan disaksikan anggota Komisi 3 DPR RI dari Partai Nasdem, Eva Yuliana, wali kota Solo, mengungkapkan, Pemkot Kota Solo dalam membantu siswa yang tidak memiliki HP agar dapat mengikuti pembelajaran daring bisa melalui Radio Anak Konata.

Meskipun menurut Rudy, stasiun radio anak di kawasan Taman Pintar Jebres belum mendapat izin siaran, secara rutin menyiarkan materi pelajaran bagi siswa SD, SMP, maupun SMA.

Pemkot Solo, sambungnya, punya kemauan membantu para siswa yang dalam mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah terkendala tidak punya HP. Namun dana APBD tidak cukup untuk membiayai pembelian HP sehingga Pemkot Solo melibatkan berbagai institusi dan perorangan agar memberikan sumbangan HP untuk membantu para siswa.

“Sumbangan dalam bentuk HP tersebut bisa dipertanggungjawabkan karena diserahkan langsung kepada para siswa yang berhak. Semua dilaporkan secara transparan disertai foto saat siswa menerima bantuan HP,” ujarnya lagi.

Pemkot Solo menargetkan, sebanyak 5.000 anak-anak keluarga kurang mampu dapat memperoleh bantuan HP. Sampai penyerahan bantuan terakhir itu, baru sekitar 1.000 lebih yang diterima Pemkot Solo dan langsung dibagikan kepada siswa SMP di Kota Solo. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Kang DS bakal Prioritaskan 3 Hak Pelayanan Dasar Masyarakat di Kabupaten Bandung

Jum Jan 8 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna menegaskan akan memprioritaskan pemenuhan tiga hak pelayanan dasar masyarakat, yakni pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Dadang Supriatna menjelaskan ketiga sektor itu merupakan indikator dalam peningkatan indeks pembangunan masyarakat (IPM). Dadang menjelaskan, di bidang kesehatan masih diperlukan pembangunan sedikitnya lima rumah sakit […]