Banyak yang Sukses, Alumni SMPN 14 Bandung Jangan Ibarat Kacang Lupa Kulitnya

Tepang sono alumni SMPN 14 Bandung di Dago Heuvel Restaurant Resort & Cafe, Sabtu (31/10/2020)./visi.news/yaso
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – “Tepang sono” atau reuni alumni SMPN 14 Bandung angkatan 81 di Dago Heuvel Restaurant Resort & Cafe di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (31/10/2020) penuh makna dan benar-benar jadi sarana silaturahmi di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Selama 39 tahun mereka tak bersua, kini dipertemukan kembali dalam suasana penuh keharuan, keakraban, dan tentu saja kebahagiaan, apalagi para alumni SMPN 14 Bandung banyak yang sukses. Ada yang jadi pejabat, PNS, dan pengusaha.

Karena itulah wajar jika semua pihak, baik sejumlah guru, termasuk kepala sekolahnya, maupun para alumni bertekad utuk tidak menjadi bagian dari hidup ibarat kacang lupa kulitnya, seperti yang diharapkan kepsek.

“Saya tahu jika para alumni SMPN 14 Bandung ini banyak yang jadi pejabat, dokter, PNS, dan pengusaha. Untuk itu, jangan ibarat kacang lupa kulitnya,” kata Kepala SMPN 14 Bandung, Hj. Suprapti, S.Pd.,M.M.Pd saat memberikan sambutan dalam reuni tersebut.

Menurut Suprapti, maksud ibarat kacang jangan lupa kulitnya ini, jangan melupakan almamater dan guru-gurunya dulu di SMPN 14 Bandung yang telah membimbing, membina, dan mendidiknya.

“Ingat, bapa-bapa dan ibu-ibu alumni SMPN 14 Bandung yang sukses ini atas kiprah guru-gurunya dulu. Makanya, jangan lupa almamater, ditunggu kiprahnya untuk kemajuan pengembangan pendidikan di SMPN 14 Bandung,” harapnya.

Hal senada dilontarkan Ahmad Riyad, perwakilan alumni yang turut memberikan sambutan. Ahmad Riyad yang kini di pundaknya berpangkat bintang dua dan punya jabatan di Mabes TNI pun sama meminta para alumni SMPN 14 Bandung jangan kacang lupa kulitnya.

“Ingat, kita-kita ini sukses berkat almamater dan kerja keras guru-guru dulu di SMPN 14 Bandung dalam membimbing dan mendidik kita. Jika tidak ada jasa dari para ‘pahlawan tanpa tanda jasa’ ini, kita tak akan seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Yan Yan Wiradiredja,
Ketua Panintia Pelaksana Reuni SMPN 14 Bandung Angkatan 81 mengatakan, reuni digelar dengan tema “berbagi untuk kebersamaan dan meningkatkan persaudaraan para alumni” ini terselenggara penuh makna.

“Tujuan utama reuni ini, selain untuk tepang sono dan silaturahmi maklum sudah 31 tahun tak bertemu, juga untuk mengenang saat sekolah dulu yang penuh dengan perjuangan. Termasuk juga untuk mengingatkan almamater kita SMPN 14 dan guru-gurunya begitu berjasa sehingga alumni banyak yang sukses. Saya sepakat para alumni SMPN 14 Bandung jangan kacang lupa akan kulitnya” kata Yan Yan dalam sambutannya reuni tersebut. @yas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kompetisi Belum Ada Kepastian, Persib Tetap Berlatih, Libur pun Hanya 4 Hari

Sab Okt 31 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Skuad Persib Bandung mendapatkan jatah libur empat hari di pekan ini. Meski begitu, pemain tak lantas menikmati waktu liburnya dengan bersantai atau berleha-leha.  Tim pelatih membekali program latihan mandiri saat para pemain jeda dari aktivitas latihan bersama. Hal tersebut bertujuan agar Supardi Nasir Bujang dan kawan-kawan tetap […]