VISI.NEWS | JAKARTA – Bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk di kawasan Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini mengejutkan warga setelah terdengar suara tangisan dari dalam gerobak yang terparkir di depan rumah warga. Kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk tersebut kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi perempuan tersebut.
Lokasi bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk berada di sudut salah satu gang di Jalan Pejaten Raya RT 010 RW 002, Pasar Minggu. Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar yang merasa prihatin dengan kondisi bayi yang masih sangat kecil.
Kronologi Bayi Usia 2 Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk
Peristiwa bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dinda (20). Ia mengaku mendengar suara tangisan bayi saat sedang berada di lantai dua rumahnya.
Saat itu Dinda sedang bermain ponsel sambil membuka aplikasi media sosial di dekat jendela rumahnya. Suasana lingkungan yang relatif sepi membuat suara tangisan bayi terdengar cukup jelas.
“Saya awalnya lagi di atas main HP, buka TikTok. Di sini memang sepi banget, hampir nggak ada orang keluar. Terus saya dengar suara tangisan bayi pelan,” kata Dinda.
Karena penasaran dengan sumber suara tersebut, Dinda kemudian turun dari lantai dua rumahnya dan mencari asal suara tangisan tersebut. Setelah mendekati gerobak nasi uduk yang terparkir di depan rumah warga, ia menyadari bahwa suara tangisan berasal dari dalam gerobak tersebut.
Peristiwa bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini semakin mengejutkan ketika Dinda menemukan sebuah tas belanja berwarna hitam di dalam gerobak.
Bayi Usia 2 Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Bersama Perlengkapan Bayi
Ketika tas tersebut dibuka, Dinda terkejut karena menemukan seorang bayi perempuan yang masih sangat kecil.
Kondisi bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk tersebut berada dalam posisi miring dan terbungkus kain.
Selain bayi, di dalam tas tersebut juga ditemukan beberapa perlengkapan bayi, antara lain, susu formula, pampers, tisu basah, tisu kering
Penemuan bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini langsung membuat warga sekitar berdatangan untuk memastikan kondisi bayi.
Beberapa warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Surat Misterius Ditemukan Bersama Bayi
Hal yang membuat kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini semakin menyentuh adalah ditemukannya sepucuk surat di dalam tas yang sama.
Surat tersebut diduga ditulis oleh seseorang yang mengaku sebagai kakak dari bayi tersebut.
Dalam surat itu disebutkan bahwa bayi perempuan tersebut bernama Ameera Ramadhani dan lahir pada 2 Maret 2026.
Penulis surat yang mengaku bernama Zidan meminta kepada siapa pun yang menemukan bayi tersebut agar bersedia merawatnya.
Isi surat tersebut berbunyi:
“Assalamualaikum Bapak/Ibu yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya lagi.”
Surat tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk yang kini tengah diselidiki polisi.
Polisi Selidiki Bayi Usia 2 Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela membenarkan adanya laporan terkait penemuan bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk tersebut.
Menurut Anggiat, bayi tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 17.30 WIB.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Polisi juga mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Bayi ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh warga. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut,” ujar Anggiat.
Polisi Periksa Rekaman CCTV
Dalam upaya mengungkap kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk, polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi orang yang membawa bayi tersebut ke lokasi.
Selain itu, polisi juga menelusuri kemungkinan adanya saksi lain yang melihat seseorang mencurigakan sebelum peristiwa bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk terjadi.
Bayi Dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu
Setelah ditemukan, bayi dalam kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk langsung dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu.
Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi bayi dalam keadaan stabil.
Menurut petugas kesehatan, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar dua hari saat ditemukan.
Beruntung kondisi bayi dalam kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk relatif stabil meskipun masih memerlukan perawatan lanjutan.
Perhatian Publik terhadap Kasus Bayi Terlantar
Kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini menjadi perhatian publik karena menyangkut nasib seorang bayi yang masih sangat kecil.
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap anak.
Menurut organisasi internasional seperti UNICEF, setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, perawatan, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.
Informasi mengenai perlindungan anak dapat dilihat melalui situs resmi berikut:
https://www.unicef.org
Harapan Warga terhadap Masa Depan Bayi
Warga sekitar berharap bayi yang menjadi korban dalam kasus bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk dapat segera mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak.
Banyak warga merasa prihatin setelah membaca isi surat yang ditemukan bersama bayi tersebut.
Peristiwa bayi usia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk ini menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi.
Sementara itu, bayi perempuan tersebut telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Pasar Minggu. @desi
Baca Juga: