VISI.NEWS | BANDUNG – Baznas Kabupaten Bandung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran di Gedung Baznas Center, Jalan Raya Gading Tutuka, Soreang, Selasa (20/1/2026). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat yang terus berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.
Rangkaian kegiatan HUT ke-25 tersebut diisi dengan peluncuran program inovatif Z-Kosmetika, pelaksanaan istigasah bersama, serta penyerahan bantuan kepada 50 penerima manfaat dari berbagai kategori. Selain itu, Baznas Kabupaten Bandung juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.
Acara tasyakuran dihadiri oleh jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Bandung, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Bandung Hj. Nana Rostiana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bandung H. Erwin Rinaldi yang hadir mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Sejumlah mitra strategis Baznas dari kalangan pengusaha turut tampak hadir. Di antaranya dr. Titin Nugroho Rini dari PT Marizk Mahkota Rizki, Bunda Liena Mulyadi dari Koperasi Lumbung Indonesia, Krisna selaku pengusaha fintech syariah sekaligus penggerak program tenaga kerja ke Jepang, Nicolaus Iskandar dari Yayasan Brader, serta Binar dari Lokapala Parking. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya kolaborasi antara Baznas dan sektor swasta dalam pemberdayaan masyarakat.
Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Baznas Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan, dalam laporannya menyampaikan capaian kinerja Baznas sepanjang tahun 2025. Ia mengungkapkan bahwa target penghimpunan zakat sebesar Rp17 miliar berhasil terlampaui hingga mencapai Rp17,5 miliar.
“Untuk tahun 2026, target yang ditetapkan oleh Baznas RI kepada Kabupaten Bandung sebesar Rp18 miliar. Namun dengan melihat tren peningkatan kepercayaan masyarakat, kami optimistis penghimpunan zakat bisa mencapai Rp24 miliar,” ujar Jamjam dengan penuh keyakinan.
Ia menjelaskan, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS difokuskan pada lima bidang utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, keagamaan, kepedulian sosial, serta kesehatan. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap bantuan Baznas terus meningkat seiring makin dikenalnya peran dan fungsi lembaga tersebut.
“Setiap hari Baznas Kabupaten Bandung menerima sekitar 30 permohonan bantuan dari masyarakat. Ini menjadi tantangan sekaligus amanah besar bagi kami,” ucapnya. Jamjam juga mengapresiasi peningkatan signifikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang pada 2025 berhasil menghimpun dana hingga Rp2,5 miliar.
Mewakili Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Hj. Nana Rostiana menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-25 kepada Baznas Kabupaten Bandung. Ia berharap Baznas semakin maju dan terus meningkatkan perannya dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. “Kami dari Kementerian Agama mengucapkan selamat ulang tahun ke-25 untuk Baznas Kabupaten Bandung, semoga berkah selamanya,” tuturnya.
Ia juga menegaskan komitmen Kemenag melalui UPZ untuk terus mendukung Baznas. Saat ini, UPZ Kemenag Kabupaten Bandung mampu menghimpun sekitar Rp300 juta setiap bulan. “Insyaallah ke depan kami berharap kontribusi UPZ Kemenag bisa meningkat hingga Rp3 miliar,” ungkapnya. UPZ Kemenag sendiri berhasil meraih penghargaan Baznas Award 2025 sebagai UPZ terbaik.
Sementara itu, Asisten Pemkesra Pemkab Bandung H. Erwin Rinaldi menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengelolaan ZIS oleh Baznas. “Pemkab Bandung terus mendorong dan menghimbau agar zakat, infak, dan sedekah, khususnya dari kalangan ASN, disalurkan melalui Baznas,” katanya.
Menurut Erwin, potensi ZIS dari ASN di Kabupaten Bandung sangat besar dan bisa mencapai Rp45 miliar. “Potensi ini bisa terwujud karena adanya kepercayaan masyarakat kepada Baznas. Tujuan utama pengelolaan ZIS adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, dan manfaat Baznas harus terus dirasakan secara luas,” pungkasnya.
Ketua Baznas Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perkembangan Baznas Kabupaten Bandung dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren positif. Berbagai inovasi program yang dijalankan, termasuk program pemberdayaan ekonomi dan kesiapan membantu tenaga kerja Kabupaten Bandung untuk bekerja di Jepang, menjadi bukti bahwa Baznas Kabupaten Bandung terus berkembang pesat dan melampaui target yang dicanangkan Baznas pusat.
@bambang melga