Search
Close this search box.

BBM RI Masih Stabil, Negara Tetangga Kompak Naik

Ilustrasi BBM./visi.news/shutterstock.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia terpantau masih stagnan. Hingga Senin (23/3/2026), pantauan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menunjukkan belum adanya pergerakan harga sejak awal Maret.

Data dari situs resmi Pertamina mengonfirmasi bahwa harga produk unggulan seperti Pertamax Series dan Pertamina Dex Series tidak mengalami perubahan. Untuk wilayah Jakarta, harga BBM penugasan Pertalite (RON 90) tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi tetap di level Rp6.800 per liter.

Stabilitas harga ini juga diikuti oleh penyedia BBM swasta seperti Shell, BP, dan Vivo. Sebagai contoh, Shell Super (RON 92) masih dibanderol Rp12.390 per liter, selaras dengan harga kompetitor di kelas yang sama.

Kondisi berbanding terbalik justru terjadi di kawasan Asia Tenggara lainnya. Sejumlah negara tetangga mulai melakukan penyesuaian harga secara signifikan mengikuti tren pasar global.

Malaysia mencatatkan kenaikan harga selama dua pekan berturut-turut. Per hari ini, harga RON 95 melonjak menjadi 3,27 ringgit (sekitar Rp11.000-an) dari sebelumnya 2,59 ringgit pada akhir Februari. Kenaikan tajam juga dialami oleh jenis diesel yang kini menembus 4,72 ringgit per liter.

Di Singapura, harga bensin oktan 95 di SPBU non-subsidi seperti Caltex dan Shell mencapai 3,47 dolar Singapura (sekitar Rp40.000-an) per liter sebelum potongan harga. Angka ini naik cukup jauh dari harga akhir Februari yang masih berada di kisaran 2,88 dolar Singapura.

Thailand juga melaporkan kenaikan harga untuk seluruh seri Gasohol sebesar 1 baht per liter dan diesel sebesar 0,70 baht. Saat ini, harga Petrol di pom bensin PTT Thailand telah menyentuh 41,64 baht per liter.

Baca Juga :  Soroti BGN, Lucy Kurniasari: Hamburkan Anggaran Bukan untuk Kebutuhan Prioritas

Sementara itu di Vietnam, otoritas setempat membatasi harga bensin E5 RON 92 di angka 27.177 Vietnam Dong per liter setelah mengalami kenaikan sebesar 4.673 Dong. Lonjakan paling terasa ada pada jenis diesel 0.05S yang bertambah hingga 6.395 Dong per liter. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :