Belajar Tatap Muka Sekolah Saat PPKM Harus Seizin Orang Tua

Editor Kemendikbud meminta sekolah harus mempertimbangkan izin orang tua jika ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka selama pandemi virus corona./antara/wahdi septiawan/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kemendikbudristek menegaskan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, kesehatan, dan keselamatan seluruh insan pendidikan dan keluarga.

Hendarman mengatakan izin orang tua jadi pertimbangan utama.
Aturan itu berlaku untuk daerah yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 yang baru saja diperpanjang.

Ketentuan pelaksanaan PTM juga diatur sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

“Orang tua atau wali pada wilayah PPKM level 1-3 memiliki kewenangan penuh dalam memberikan izin kepada anaknya untuk memilih antara mengikuti PTM terbatas atau PJJ,” kata Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbudristek Hendarman melalui keterangan resmi, Selasa (10/8/2021), dilansir CNN Indonesia.

Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan pemerintah pusat melonggarkan pembatasan kegiatan di lingkungan sekolah. Sekolah di wilayah PPKM Level 1-3 perlu membuka opsi PTM sembari tetap menyediakan opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Sekolah wajib menyediakan opsi PTM terbatas dan PJJ, serta tidak melakukan diskriminasi kepada peserta didik yang memilih opsi PJJ,” tambah Hendarman.

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang PPKM Level 1-4 untuk daerah Jawa-Bali selama satu pekan, dan untuk daerah luar Jawa-Bali selama dua pekan.

Meski begitu, terdapat sejumlah penyesuaian aturan untuk daerah yang masuk kategori level 1-3.
Salah satunya, daerah yang menerapkan PPKM Level 1-3 sudah diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka dengan maksimal 50 persen kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara daerah PPKM Level 4 masih PJJ. @fen

Baca Juga :  Alumni Akpol Angkatan 50, Santuni Yatim Piatu di Kota Tasikmalaya

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penduduk Jatim Berkurang Nyaris 50 Ribu di Masa Pandemi

Rab Agu 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jumlah penduduk di Jatim pada Semester I/2021 berkurang hampir 50 ribu jiwa dibandingkan dengan Semester II/2020 alias dalam periode pandemi Covid-19. Hal itu diketahui setelah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengumumkan Data Kependudukan/Konsolidasi Bersih (DKB) semester I 2021 pada Juli. DKB merupakan data perseorangan dan […]