Belum Tersentuh Program DLH Kab. Bandung, Bank Sampah Desa Langensari Bisa Dikelola Mandiri

Editor Kepala Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Agus Kusumah. /visi.news/gustav viktorizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Meski belum tersentuh program bank sampah tematik sebesar Rp. 33 juta yang dialokasikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung dalam setiap tahunnya, namun Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk telah mengelola sendiri bank sampahnya.

Menurut Kepala Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Agus Kusumah, di desanya diakui terdapat adanya program bank sampah atau pengelolaan sampah.

“Di kita ada program pengelolaan sampah atau bank sampah yang selama ini digarap oleh warga secara langsung, bahkan terdapat konsep tersendiri,” katanya.

Konsep tersebut dijelaskan Agus, seperti halnya konsep yang berasal dari Bah Salikun di Jawa Timur (Jatim), adapun konsep yang selama ini digagas oleh putra daerah di desanya.

“Jadi ada dua konsep, yakni konsep berasal dari Jatim dan konsep berasal dari putra daerah sendiri, kaitan dengan konsep putra daerah memang dinilai sederhana, namun bertekhnologi tinggi,” jelasnya.

Kepada VISI.NEWS, Kamis (11/8/22), Agus mengungkapkan, pengelolaan sampah di desanya itu membuat kompor rakitan dipadukan dengan blower kemudian meghasilkan api yang besar sehingga bakaran jenis sampah basah dan kering cepat hangus.

“Setelah sampah itu hangus, kemudian abu bakar sampah kering atau basah itu diproses untuk bahan pembuatan paving sehingga diyakini dapat memberikan nilai ekonomi untuk warga khususnya pengelola yakni Badega,” ungkapnya.

Disinggung soal bantuan anggaran Rp. 33 juta berasal dari DLH Kabupaten Bandung, Agus mengaku tidak mengetahui atau menerima bantuan tersebut, pasalnya kegiatan bank sampah ini kerap dibantu oleh dana desa.

“Tdak ada, anggaran bikin TPS dan tungku kompor itu dari dana desa, jadi tidak ada anggaran dinas, apalagi Rp. 33 juta, hanya rasa kepedulian kami terhadap penanganan sampah di desa juga para pegiat lingkungan,” pungkasnya.@gus/eko

Baca Juga :  Kemitraan Polri Tingkatkan Keamanan Industri Kripto hingga Harga Bitcoin Anjlok

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

4 Kios Terbakar, Haji Kusnadi Ingatkan Pentingnya Kewaspadaan

Jum Agu 12 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS |BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mengaku perihatin dengan terbakarnya empat kios di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 39, Kabupaten Bogor, baru-baru ini. Menurut informasi, kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 16.15 WIB, adapun obyek yang terbakar warkop, warung es kelapa, warung bambu, dan […]