Bentrok Ormas di Bekasi, 2 Orang Terluka 4 Motor Terbakar

Ilustrasi. Bentrok antara Pemuda Pancasila dan PSHT bermula dari anggota ormas yang tidak membayar kopi di warung kawasan Bintara, Bekasi./antara/wira suryantala.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Keributan antara ormas Pemuda Pancasila dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5). Akibat kejadian itu, dua orang terluka dan empat sepeda motor terbakar.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna menyampaikan kronologi kejadian bentrok antarkedua ormas tersebut.

Keributan berawal pada Kamis (21/5) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu terjadi pengeroyokan terhadap Totok, pemilik warung, oleh Iwan dan sejumlah kawannya dari Pemuda Pancasila. Kejadian itu pecah di Jalan Kampung Rawabojong, Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Toto buka warung kopi di Bintara, Bekasi, dekat posnya Pemuda Pancasila. Ternyata setiap malam anggota Pemuda Pancasila yang di pos selalu pesan kopi lebih dari 6 gelas tapi tidak mau membayar,” kata Erna dalam keterangan tertulis, seperti dilansir CNN Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang mempersulit perekonomian, Toto meminta uang kopi tersebut. Sempat terjadi adu mulut. Iwan marah dan menendang Toto, kemudian dibalas dengan membanting Iwan yang mengakibatkan kepalanya terluka.

Selanjutnya tiga orang Pemuda Pancasila mengeroyok Toto. Pada saat pengeroyokan itu, mereka mengeluarkan kalimat menantang organisasi silat PSHT.

Pukul 03.00 WIB sempat diadakan mediasi dan perdamaian oleh kedua belah pihak dengan menandatangani surat perdamaian dan dokumentasi.

Namun, pada pukul 15.00 WIB para anggota silat PSHT mendatangi lokasi kejadian dan mencari pelaku pengeroyokan dari Pemuda Pancasila. Massa dari anggota silat PSHT pun berkumpul di lokasi.

Dua jam kemudian, Polsek Bekasi Kota melakukan mediasi terhadap kedua ormas hingga ada kesepakatan damai. Namun, pada pukul 18.00 WIB, di Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi Barat, terjadi saling lempar antara anggota ormas Pemuda Pancasila dan PSHT.

“Atas kejadian tersebut 2 orang mengalami luka dan tidak ada korban jiwa, serta kerugian berupa 4 unit kendaraan roda dua terbakar,” kata Erna.

Pihak kepolisian mengklaim situasi di lapangan saat ini sudah dapat dikendalikan dan arus lalu lintas berjalan lancar. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tokoh Ulama Prihatin Pemkab Bandung Kecolongan Daging Babi 63 Ton yang Sudah Beredar dan Dikonsumsi Masyarakat

Jum Mei 22 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung DR. KH Asep Jamaluddin, M.Ag., menyatakan keprihatinannya setelah mendengar informasi daging babi sebanyak 63 ton beredar di Kabupaten Bandung dalam setahun terakhir, sebelum pelaku pengedar makanan haram itu diciduk jajaran Reskrim Polresta Bandung. Keprihatinan tokoh agama dan ulama […]