Berawal dari Kondangan, Sekeluarga Terpapar Corona

Ilustrasi virus corona/istimewa/net.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Tiga orang sekeluarga di Klaten, Jawa Tengah, terkena virus corona atau Covid-19. Kasus corona ini disebut berawal dari pasien yang pulang kondangan atau “jagong” di Semarang.

“Itu awalnya dari jagong di daerah Semarang, kemudian pulang demam dan tidak enak badan. Setelah dibawa ke RS dan di-swab positif Covid-19,” ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kecamatan Klaten Selatan, Jaka Hendrawan, Sabtu (10/10), seperti dilansir detik.com yang menghubunginya.

Menurut Jaka, setelah satu orang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona, timnya kemudian tracing ke keluarga pasien. Hasilnya, terdapat dua orang lagi yang terkonfirmasi positif virus corona. Sehingga total terdapat tiga orang sekeluarga yang terpapar corona.

“Yang positif menyusul dua orang. Itu ponakan yang positif pertama dan cucu dari adiknya,” lanjut Jaka.

“Sudah dilakukan isolasi di Edotel dan di rumah. Kita terus lakukan tracing dan terakhir ditemukan riwayat, salah satunya sempat mengambil bantuan di balai desa,” terang Jaka.

Tim Gugus Tugas kemudian melaksanakan tracing terhadap para aparat desa. Aparat desa setempat diminta menjalani isolasi mandiri.

“Perangkat desanya sudah diminta isolasi sementara. Meskipun tidak positif Sabtu covid dan kami berharap tidak meluas,” kata Jaka.

Juru bicara Gugus Tugas Kabupaten Klaten Cahyono Widodo menambahkan terkait data terakhir pada Jumat (9/10) malam terdapat dua pasien sembuh serta penambahan tujuh orang terkonfirmasi virus corona di Klaten.

Pasien yang baru dinyatakan sembuh, kata Cahyono, yakni WW (42) dari Trucuk dan WES (31) dari Pedan. Sedangkan tujuh pasien baru yang terkonfirmasi positif corona yakni SM (84) dari Delanggu; S (56), RZM (12) dan KW (18) dari Klaten Selatan, NN (51) dari Ngawen, P (77) dari Bayat, dan TW (40) dari Pedan.

“Dari tujuh orang terdapat dua orang yang kontak erat kasus terkonfirmasi, tiga orang dimungkinkan terpapar pada saat melakukan aktivitas sehari-hari dan dua orang terpapar di luar daerah,” terang Cahyono kepada wartawan.

Sedangkan total kasus terkonfirmasi positif virus corona di Klaten hingga Jumat (9/10) menjadi 691 orang.

“Dari 691 itu sebanyak 72 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 596 orang sembuh dan 23 orang meninggal dunia,” tutur Cahyono. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hujan Mengguyur Semalaman, 11 Kecamatan di Tasikmalaya Diterjang Bencana, 1 Tewas Tertimbun

Sen Okt 12 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak Minggu (11/10) sore hingga Senin (12/10) pagi. Akibatnya, sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya terjadi bencana banjir dan longsor. “Dilaporkan ada 11 kecamatan yang diterjang bencana, mulai tanah longsor badan jalan, pergerakan tanah, hingga banjir yang merendam permukiman,” […]