VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Warga di Desa Talun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menunjukkan inovasi dalam mendukung pengembangan desa wisata melalui kreativitas sederhana yang dikemas secara mandiri. Warga yang ada di perkampungan pun bisa menjadi bagian dari pelaku dalam pengembangan desa wisata.
Tengok saja disaat kreativitas warga tumbuh dengan memasang sejumlah payung berwarna-warni di jalan gang di Kampung Situasi RW 03 Desa Talun Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, bisa terlihat menarik.
Pemandu Wisata Kecamatan Ibun, Ahmad Saepul Rachman atau yang akrab disapa Mang Ucup, mengatakan bahwa inisiatif tersebut bermula dari kegiatan membersihkan lingkungan yang kemudian berkembang menjadi inovasi estetika sederhana.
“Memang tidak terlihat mewah, tetapi menarik untuk dilihat. Estetikanya pun sederhana. Awal mulanya sekedar rutinitas warga dalam membersihkan lingkungan,” kata Mang Ucup di Ibun, Rabu (4/6/2025).
Mang Ucup mengatakan bahwa pemasangan payung di atas jalan gang bisa dimanfaatkan warga untuk berfoto selfie.
“Warga yang lewat pun akan merasa senang untuk berfoto selfie,” katanya.
Ia juga melihat di daerah sekitarnya terdapat pemandangan menarik berupa lahan sawah dan sejumlah pohon. Nan jauh di sana terlihat pemandangan menarik. Selain terdapat permukiman warga dengan kondisi lingkungan bersih dan sehat.
“Melihat pemandangan seperti itu bisa menjadi daya tarik dan dapat mendukung terciptanya desa wisata. Apalagi dengan adanya peran aktif dari masyarakat yang memiliki ide kreatif dan inovasi dalam upaya menata lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut Mang Ucup menyebutkan, bahwa Desa Talun pun kebetulan termasuk ke dalam 100 desa wisata di Kabupaten Bandung dengan status rintisan.
“Semoga bisa semakin berkembang ke depannya dengan segala potensi yang ada. Karena desa wisata tidak harus membuat destinasi, tetapi memanfaatkan potensi kehidupan masyarakat sehari-hari. Namun yang paling penting dalam mewujudkan desa wisata adalah komitmen semua unsur,” tuturnya. @kos