Berburu Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan

Editor Ilustrasi. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS  | BANDUNG – Sepuluh hari terakhir bulan Ramadan 1445 Hijriah ini merupakan waktu yang penuh berkah dan keutamaan. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan intensitas ibadah dengan berbagai amalan saleh, seperti:

1. Salat Malam: Memperbanyak salat malam (tahajjud) sebagai bentuk ibadah yang lebih baik daripada seribu bulan¹.
2. Membaca Al-Qur’an: Tadarus Al-Quran dengan penuh keikhlasan pada malam Lailatul Qadar.
3. Dzikir: Berdzikir dan mengingat Allah SWT.
4. Berdoa: Memohon ampunan dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang penuh kemuliaan dan keistimewaan. Allah SWT menurunkan malaikat dan rahmat-Nya pada malam ini. Bagi mereka yang beribadah dengan penuh keikhlasan pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa mereka dan memberikan pahala yang berlimpah. Keistimewaan ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr ayat 3:

“لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ”

Lailatul-qadri khairum min alfi syahr

Artinya, “Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan”.

Umat Islam dianjurkan untuk berburu malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah dengan melakukan i’tikaf. Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT tanpa terhalang oleh kesibukan duniawi¹.

@uli

Baca Juga :  Regulasi Selama Ramadan di Bandung, Tempat "Ngabuburit" bakal Diawasi, Tarawih di Masjid hanya 50% Jemaah

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pesan Gus Baha: Umat Islam Banyak Baca Al-Qur'an Meski Tak Paham Artinya

Ming Mar 31 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menginginkan umat Islam memperbanyak membaca Al-Qur’an meski tidak memahami maknanya. Sebagai kitab suci, Al-Qur’an harus lebih dekat dengan umat IsIam. Cara mendekatinya bisa dengan mempelajari dan memahami kandungan Al-Qur’an atau membacanya. Membaca […]