Bergelut dengan Sampah dan Bau Tanpa Prokes 3M, Petugas Kebersihan Terhindar Covid-19

Editor Meski bergelut dengan bau berbagai macam sampah rumah tangga dan melanggar prokes 3M, kru pengangkut sampah DLH Kab. Bandung ini tetap sehat bugar tak terpapar covid-19./visi.news/yaso.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ternyata, ratusan orang petugas kebersihan di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung tetap sehat “jagjag waringkas”, tak terdengar ada petugas kebersihan positif terkonfirmasi Covid-19.

Ratusan petugas kebersihan ini kerap berkeliing, memungut, membuang, dan bergelut dengan sampah rumah tangga serta bau. Belum lagi harus memilih dan memilah sampah yang layak dijual.

Ini terlihat dan terekam kamera saat petugas kebersihan di lingkup DLH Kab. Bandung memungut dan manarik sampah rumah tangga di Kompleks Griya Bukit Manglayang RW 21 (GBM 21) Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Selasa (30/12/2020).

Dengan truk sampahnya, 7 orang petugas kebersihan, termasuk sopirnya, tanpa mengiraukan bau, tanpa prokes 3M, termasuk tanpa masker dengan semangatnya memungut sampah dari rumah-rumah warga yang umumnya tersimpan di kantong kresek.

Tidak sampai di situ, kantong-kantong kresek atau karung-karung yang tersimpan sampah di truk sampah dibongkarnya. Ini untuk memilih dan memilah sampah. Belum lagi jika ada warga ngasih kopi dan makanan ringan kerap ada beberapa petugas lupa cuci tangan.

“Alhamdulillah, sejak awal datangnya pandemi Covid-19 hingga saat ini kru kami pengangkut sampah yang 7-8 orang tetap sehat padahal kami bergelut dengan sampah dan bau. Kru kami pun jelas melanggar prokes 3M, termasuk tak pernah memakai masker,” terang Ajat S, sopir truk ketika berbincang sambil ngopi dan merokok di teras rumah salah seorang warga.

Menurut Ajat, bukannya ia menantang Covid-19, tapi katanya, ini fakta bahwa ratusan orang petugas kebersihan tak ada seorang pun terpapar Covid-19. Kalau beberapa waktu lalu pernah ada 2 orang reaktif pascarapid test kata Ajat, setelah di swab test ternyata negatif Covid-19.

Baca Juga :  Ambisi Persikabo 1973 Curi Poin dari Arema FC

“Alhamdulillah hingga kini imunitas terjaga dan tetap sehat. Yang penting lagi, kerja ikhlas, semangat, dan positif thinking, insyaallah sehat meski bergelut dengan bau sampah. Atau ini karena sudah terbiasa,” tutur Ajat.

Kerja ikhlas

Sementara itu, Kepala DLH Kab. Bandung, Asep Kusumah ketika dimintai komentarnya via telepon selulernya membenarkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ratusan petugas kebersihan yang bertugas di 31 kecamatan di Kab. Bandung dengan puluhan truknya hingga saat ini tetap sehat dan bugar. Tak ada katanya yang terpapar Covid-19.

“Petugas pemungut sampah di 31 kecamatan dan membuangnya ke TPA Sarimukti kurang lebih 600 orang ada yang PNS, PLH, dan magang. Alhamdulillah saat ini tetap sehat dan tetap setia melayani warga,” katanya.

Menurut Asep, terjaganya imunitas petugas kebersihan yang kerap bergelut dengan bau sampah tersebut, selain sudah terbiasa meski diakui melanggar prokes, juga mereka berkerja ikhlas.

“Kita pun apresiasi mereka tetap semangat bekerja dengan ikhlas memungut dan membuang sampah ke TPA. Meski begitu kata Asep, pihaknya kerap memberikan vitamin terhadap mereka untuk menjaga stamina dan imunitas,” pungkas Asep.

Terkait hal ini, aktivis lingkungan, Ir. Simon Yudistra Sanjaya, dalam pernyataannya menyatakan, karena sudah sering terpapar virus dan bakteri dari sampah organik sehingga mereka baik pemulung atau petugas kebersihan memiliki sistem imun tubuh yang kuat.

“Saya pernah tanya direktur PD Kebersihan Kota Bandung ternyata petugas kebersihan Kota Bandung tidak ada yang terjangkit Covid-19,” katanya.

Menurut Simon, di tengah pandemi Covid-19 ini hasil survei di lapangan ternyata bukan hanya pemulung dan pengangkut sampah yang sudah 10 bergelut di sampah organik terhindar Covid-19, aktivis lingkungan pun tak ada yang terjangkit virus tersebut. @yas

Baca Juga :  MAUNG BANDUNG: Beckham Nantikan Kepastian Liga 1 2021

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kendaraan ke Garut Ada Peningkatan namun Tak Signifikan

Sel Des 29 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Menjelang libur tahun baru 2021, intensitas kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, ada peningkatan meski tidak signifikan. Sejak digelar OPS Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai Senin (21/12/2020) lalu hingga berita ini ditulis dan dikirim, terlihat peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten […]