Bermanfaat Besar, Deding Ishak Dukung Penuh Pemekaran Kabupaten Bandung

Balon Bupati Bandung H. Deding Ishak sedang diskusi di DPP Partai Golkar./visi.news/dok.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Balon (Bakal Calon) Bupati Kabupaten Bandung Deding Ishak mendukung sepenuhnya usulan pemekaran wilayah Kabupaten Bandung menjadi dua daerah otonom, yakni Kabupaten Bandung Induk dan Kabupaten Bandung Timur, bahkan menurutnya secara ideal jadi dua kabupaten.

“Yang jelas, kami dukung sepenuhnya karena memang pemekaran mempunyai manfaat yang besar,” ujar Deding Ishak, Jumat(12/6).

Dia lalu mencontohkan pemekaran Kabupaten Ciamis yang dimekarkan menjadi Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. APBD Kabupaten Ciamis saat itu hanya Rp 2,6 triliun.

“Kalau melihat potensi Kabupaten Bandung dibandingkan potensi Pangandaran yang waktu itu Ciamis hanya Rp 2,6 triliun. Kita sudah diangka 6 triliun. Kita tahu potensi kabupaten Bandung dibandingkan potensi pengandaran dan Ciamis sebagai Kabupaten induknya, kita di atas mereka dan kita harus optimistis. Tujuannya untuk mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Saya dalam pemekaran tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan meningkatkan efisiensi pelayanan pada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Deding, pemekaran wilayah ini bisa meningkatkan produktivitas Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Jika tujuan-tujuan itu bisa tercapai, maka rencana pemekaran daerah menjadi hal yang baik karena dilihat dari segi akademisi studi kelayakan terhadap pemekaran Kabupaten Bandung dinilai sangat memungkinkan. Pemekaran akan baik untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan potensi wilayah yang ada.

Deding mengatakan bila dirinya terpilih menjadi Bupati Bandung dia berjanji akan melakukan pemekaran wilayah Kabupaten Bandung menjadi dua daerah otonom yang diperkirakan akan membutuhkan waktu maksimal 3 tahun Kabupaten Bandung Timur berdiri. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wabup dan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Monitoring PPDB di SMPN 1 & 3 Rancaekek

Kam Jun 18 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Wabup (Wakil Bupati) Kabupaten Bandung H. Gungun Gunawan dan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi monitoring pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021 di dua SMPN di Kec. Rancaekek. Kabupaten Bandung, Jawa Barat. “Kami mencoba monitoring kesiapan sekolah yang sedang menggelar PPDB […]