BHRD Kabupaten Bandung  Kalibrasi Arah Kiblat Beberapa Masjid yang Sudah Daftar

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Badan Hilal Rukyat Daerah Kabupaten Bandung (BHRD) melaksanakan pengukuran kalibrasi arah kiblat, untuk beberapa masjid yang telah mengisi permohonan penentuan arah kiblatnya, melalui link permohonan pendaftaran. Link tersebut diisi oleh pengurus masjid, dan DKM, serta diketahui oleh PD. DMI Kabupaten Bandung untuk mendapat pengkalibrasian.

Adapun beberapa masjid yang pada hari kemarin di kalibrasi oleh BHRD adalah ;

  1. Masjid Al-Wahab Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung
  2. Masjid Ulul Albab Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung
  3. Masjid GBI Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung
  4. Raudhatul Jannah Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung
  5. Masjid At-Taqwa Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung
  6. Masjid Al-Falah Desa Buahbatu Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung.

Adapun pengukuran pertama oleh tim BHRD ini adalah Masjid Al Wahhab Rancaoray yang berada di RW 01 Jalan Batusari samping Kantor Desa Buahbatu, dihadiri Ketua DKM Al Wahab, RW 01 Desa Buahbatu, diajukan atas nama Ketua DKM H. Ratim Sutisna.

Kepala Desa Buahbatu Asep Sobari yang mengikuti pelaksanaan pengukuran kalibrasi arah kiblat di Masjid Al Wahab, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada tim BHRD yang telah datang untuk mengakurasi arah kiblat masjid di wilayah RW setempat, dan berharap masjid lainnya pun bisa ikut melakukan hal yang sama untuk terciptanya rasa damai, nyaman dan aman, karena arah kiblatnya sudah pasti akurat menghadap ke Mekkah, Baitullah.

Ketua DKM setempat turut senang dan bangga karena menyadari peran utama sebagai pengurus DKM adalah memastikan bahwa masjidnya sudah benar menghadapi kiblat.

Adapun tim BHRD yang melakukan pengukuran kalibrasi memberikan tugas kepada;

  • Bidang Pengamatan Benda Langit H. Asep Setiawan, S.Pd.I.
  • Bidang  Pengukuran Arah Kiblat Moh. Nizar Meidiana, S.Th.I., H. Heri., Ali Imron, S.Ag., M., Rahmatuloh, S.Ag., Farham M Ramadhan, Kiki Sodikin, S.H.
  • Bidang Peralatan dan Perlengkapan
    Apep Pardi, S.Pd, M.M., Herlan Hermawan, S.Sy
  • Bidang Humas Infokom Bambang Melga, M.Sn., H.Yudha Trisyah Putra, M.M.
  • Pendamping H. Muchlis Sohari, M.Sos., Andri Sani Awaludin, S.Pd., Hasbulloh, S.Pd.I.
Baca Juga :  Liga Europa: Sevilla ke Final Usai Kalahkan MU

Tim BHRD Kabupaten Bandung, sudah mengagendakan selama bulan Ramadan ini, bisa mengkalibrasi masjid yang sudah membuat permohonan melalui link kesekretariat BHRD kabupaten Bandung.

Untuk para DKM yang memohon pengkalibrasian arah kiblat untuk Masjid yang di pimpinnya, bisa daftar melalui link ini.
https://forms.gle/KSqcTVkbPyQKbdMA9

Adapun masjid yang sudah di Kalibrasi diantaranya ;

  • Masjid agung Al Fathu, di komplek perkantoran Pemda Soreang.
  • Mushola Al-Fatih Rumdin Bupati Bandung
  • Yayasan Masjid Al Irfan

Ketua BHRD Kabupaten Bandung Sufroyadi, M.Pd.I.menyampaikan pesan bahwa hadirnya peran BHRD Kabupaten Bandung utamanya menentukan jadwal imsakiyah Kabupaten Bandung yang sudah diterbitkan dan di sosialisasikan, semoga menjadi keberkahan,” ujarnya.

Ketua BHRD Suproyadi yang biasa disapa Kang Yadi ini menyampaikan pesan, bahwabyang pertama di bulan Ramadan ini perlu kehati-hatian pada waktu maghrib, dimana waktu semangatnya berbuka puasa, tapi belum memahami waktu masuknya maghrib. ‘Dikhawatirkan ketika belum masuknya waktu magrib, hanya tinggal beberapa menit menuju waktu maghrib, namun kaum muslimin sudah berbuka, padahal sedikit lagi masuk waktu maghribnya, sehingga hal ini tentunya bisa membatalkan puasa, ” katanya.

Yang kedua, kata Kang Yadi, arah Kiblat adalah penentu keafdholan salat berjamaah maupun sendiri. “Jika salat di masjid, tentu nyaman, tidak perlu berfikir arah kiblatnya, karena benarnya arah kiblat, pastinya sudah di kalibrasi oleh pengurus”.

Kepastian akan arah kiblat yang benar, katanya, tanggung jawab pengurus masjid, jamaah tinggal datang, punya wudhu meluruskan ke pengimaman kemudian takbir, mengikuti imam masjidnya.

“Namun jika salat sendiri, bagaimana menentukan arah kiblatnya. Nah ini yang banyak ditanyakan, ibadah itu perlu ilmu. Jika tidak tahu, ya bertanya ke pada ahlinya masing-masing, tentunya begitu sikap kita sebagai muslim yang terus menerus belajar dari waktu ke waktu, sehingga bisa memperbaiki nilai ibadah kita lebih baik lagi.” pungkas Ketua BHRD Kabupaten Bandung.@bms

Baca Juga :  Dinkes Larang Nakes dan Faskes Kota Bandung Beri Obat Cair ke Pasien Anak

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Layanan "NFT Staking" dari Marblex Kini Telah Tersedia

Rab Mar 29 , 2023
Silahkan bagikan Lewat layanan “NFT Staking”, pengguna memperoleh imbalan berdasarkan jangka waktu “staking”. 4.200 NFT keanggotaan “Marblership” habis terjual di empat aktivitas Marblership INO.  “Metaverse Board Game” Baru, “Meta World: My City” segera dilansir pada Semester I-2023.  VISI.NEWS | LOS ANGELES – MARBLEX, anak usaha blockchain milik pengembang dan penerbit […]