Biaya Haji Naik, Kusnadi : Pelayanan Haji Harus Sesuai Seiring Kenaikan Biaya Haji

Editor H. Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISINEWS | BANDUNG – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan DPR RI baru-baru ini telah menetapkan besaran biaya ibadah haji tahun 2022 sebesar Rp39.886.009.

Meski besaran biaya tersebut lebih tinggi dari tahun 2020, sebesar Rp. 35 juta, akan tetapi Bendahara Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mengatakan, beban harga tidak ditanggung calon jemaah haji tahun 1441 H/2020 M.

“Biayanya dibebankan pada alokasi virtual account yang telah dimiliki para calon jemaah haji tahun 2020 yang selama ini dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” katanya.

Dihubungi VISINEWS Kamis (14/4/22), Kusnadi mengungkapkan, pelayanan terhadap jemaah haji harus berjalan maksimal, terlebih pemberangkatan jemaah haji sempat tertunda akibat Covid-19.

“Pemberangkatan jemaah haji sempat tertunda 2 tahun dan kondisi fisik mereka tentu tidak semaksimal yang dulu lagi. Ini juga harus dipastikan betul pelayanan mereka di sana,” ungkapnya.

Sebagai legislator di Jabar, Kusnadi mendorong DPR RI agar terus memantau proses pelaksanaan haji dan memastikan pelayanan berjalan baik sesuai dengan terjadinya kenaikan biaya haji.

“DPR harus terus memantau proses haji, jangan sampai biaya naik, tetapi pelayanannya tidak meningkat, kalau biaya naik karena pelayanan meningkat itu tak masalah,” pungkasnya. @eko.

Baca Juga :  Sepeda jadi Primadona di Tengah Pandemi

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Audiensi dengan Serikat Karyawan Perum Perhutani, Komisi IV Kecewa

Kam Apr 14 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Komisi IV DPR RI melakukan audiensi dengan Serikat Karyawan Perum Perhutani terkait adanya Surat Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SK KLHK) 287/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2022 mengenai pengambilalihan hutan negara seluas satu juta hektar yang dikelola Perhutani. Dalam audiensi ini, Komisi IV DPR RI kecewa terhadap Serikat Karyawan […]