Bima Arya: Corona Bukan Sekadar Cobaan Kesehatan

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama keluarga melaksanakan salat Idulfitri 2020 di kediaman pribadinya, Pendopo 6, Baranangsiang Indah, Katulampa, Kota Bogor, Ahad 24 Mei 2020./visi.news/temp.co/humas pemkot bogor.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto ikut salat Jumat berjemaah di Masjid Baitur Ridwan Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5).

Salat Jumat itu merupakan yang pertama pada masa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB transisi di Kota Bogor.

Bima Arya tiba di Masjid Baitur Ridwan di Jalan KH R Abdullah Bin Nuh RT 03 / RW12, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, sekitar pukul 11.45 WIB.

Bima Arya tampak mengenakan baju gamis warna hitam, peci warna hitam, serta masker warna hitam. Bima Arya juga mengenakan kaca mata dengan frame warna coklat.

Tidak lama Bima Arya berada di dalam masjid, petugas muazin di masjid itu pun mengumandangkan azan.

Kemudian, khatib yakni Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor KH Ade Sarmili naik ke mimbar menyampaikan khotbahnya.

Setelah salat Jumat, Bima Arya juga naik ke mimbar menyampaikan tausiah sekaligus berbagi pengalamannya. Bima Arya menceritakan pengalamannya bagaimana dirinya menjadi pasien positif Covid-19 pertama di Kota Bogor.

“Pada saat itu, saya merasakan tubuh saya meriang, batuk, dan sesak nafas. Saya juga merasakan cemas dan khawatir. Namun, terus bertekad untuk kuat, untuk bisa sembuh. Saya berupaya keras mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya, seperti dilansir Tempo.co.

Bima Arya juga menceritakan dengan perjuangan keras dan terus berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, dalam waktu satu bulan, dirinya dinyatakan sembuh.

Bima menuturkan pandemi Covid-19 yang menyebar hampir di semua negara di dunia, bukan hanya menjadi cobaan kesehatan tapi juga cobaan keimanan agar umat manusia lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Bagi umat Islam harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bima juga menilai bahwa Masjid Baitur Ridwan adalah masjid percontohan pelaksanaan salat berjemaah setelah Kota Bogor memasuki masa transisi menjelang fase normal baru. Bima juga memuji Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitur Ridwan yang dinilai dapat melaksanakan secara ketat protokol kesehatan di masjid itu. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kisah Terkabulnya Mimpi 20 Tahun Lalu, Tawaf Sendirian di Masjidilharam

Sab Mei 30 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Melaksanakan tawaf di Masjidilharam, Arab Saudi, bagi banyak orang adalah sebuah perjuangan. Berdesakan di antara lautan manusia, berjalan pelan, dan berusaha mendekati Hajar Aswad. Tapi apa jadinya jika saat ini Anda bisa tawaf seorang diri, sendirian, hanya Anda, tiada yang lain. Hal ini adalah mimpi jadi […]