VISI.NEWS|BANDUNG -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Bandung Raya dan sejumlah wilayah Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan turun sejak siang hingga malam hari, Sabtu, 10 Januari 2026.
Meski cuaca pada pagi hingga menjelang siang diprakirakan relatif cerah berawan, BMKG mencatat adanya peningkatan peluang hujan mulai siang hari. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan dengan kepadatan lalu lintas tinggi.
Prakirawan BMKG Bandung, Yuni Yulianti, menyebut hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah Bandung Raya.
“Potensi hujan diprediksi terjadi pada rentang waktu pukul 13.00, 16.00, 19.00 hingga 22.00 WIB,” ujar Yuni saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel.
Wilayah yang berpeluang diguyur hujan meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Sementara itu, pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca cenderung berawan, namun masih berpotensi hujan di beberapa titik.
Selain hujan, BMKG juga mencatat suhu udara di Bandung Raya berkisar antara 19 hingga 28 derajat Celsius dengan angin bertiup dari barat berkecepatan 5 hingga 18 kilometer per jam.
Untuk wilayah Jawa Barat secara umum, BMKG memprakirakan hujan akan meluas pada siang hingga sore hari di sejumlah daerah seperti Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur, Subang, Sumedang, Garut, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Majalengka, hingga Kuningan. Pada malam hari hingga dini hari, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah tersebut.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat disertai kilat, petir, dan peningkatan kecepatan angin.
“Suhu udara di Jawa Barat berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 97 persen, sehingga masyarakat perlu waspada terhadap dampak hujan dan angin kencang,” kata Yuni.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini dan mengantisipasi potensi gangguan akibat hujan, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang tinggal di daerah rawan banjir serta longsor.@fajar












