VISI.NEWS | BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Senin (8/12/2025) pukul 03.10 WIB. Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Barat. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sejak pukul 03.20 WIB dan dapat berlanjut hingga pukul 06.00 WIB.
Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal di antaranya berada di Kabupaten Sukabumi. Kecamatan-kecamatan seperti Waluran, Jampang Kulon, Kalibunder, Surade, Cibitung, Ciracap, Tegal Buleud, dan Cimanggu termasuk dalam daftar area yang diperkirakan mengalami cuaca ekstrem tersebut.
Selain Sukabumi, Kabupaten Indramayu juga masuk dalam wilayah yang diperingatkan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Balongan, Indramayu, Sindang, Cantigi, Lohbener, Arahan, Losarang, dan Pasekan. BMKG meminta masyarakat di daerah ini untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan dan dampak lanjutan.
Kabupaten Subang turut menjadi wilayah yang berpotensi terdampak. Kecamatan Binong, Pusakanagara, Pamanukan, Legonkulon, Sukasari, Tambakdahan, dan Pusakajaya diperkirakan mengalami hujan lebat disertai angin kencang serta kilat/petir. BMKG menegaskan bahwa intensitas hujan berpotensi meningkat dalam beberapa jam mendatang.
BMKG juga memperingatkan adanya perluasan wilayah terdampak. Di Kabupaten Sukabumi, cuaca ekstrem diperkirakan merambah ke kecamatan Simpenan, Lengkong, Ciemas, Pabuaran, Sagaranten, Cidolog, dan Cidadap. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan longsor.
Di Kabupaten Cianjur, sejumlah wilayah seperti Sindangbarang, Agrabinta, dan Leles berpotensi merasakan dampak hujan lebat. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Majalengka, khususnya di Kecamatan Kertajati dan Jatitujuh.
Perluasan potensi hujan lebat juga terjadi di Kabupaten Indramayu. Wilayah seperti Haurgeulis, Kroya, Gabuswetan, hingga Trisi dan Kedokan Bunder diprediksi mengalami curah hujan tinggi dalam waktu dekat. Total ada lebih dari 30 kecamatan di Indramayu yang masuk kategori waspada.
Sementara itu, di Kabupaten Subang, cuaca ektrem diproyeksikan meluas ke Purwadadi, Pagaden, Ciasem, Blanakan, Compreng, Patokbeusi, Cipunagara, Cikaum, dan Pagaden Barat. BMKG mengingatkan potensi angin kencang serta petir dapat meningkat di wilayah ini.
Atas kondisi cuaca yang dinilai cukup dinamis, Prakirawan BMKG Jawa Barat meminta masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari aktivitas di luar ruangan yang berisiko. “Tetap waspada terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta longsor di kawasan perbukitan,” tulis BMKG Jawa Barat dalam keterangannya. BMKG juga mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi agar tidak terpapar hoaks terkait kondisi cuaca.
@uli












