BNNK Ciamis Laporkan Kinerja Akhir Tahun 2020, Dua Bandar Narkoba Diciduk

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengadakan konferensi pers yang membeberkan pencapaian kinerjanya di akhir tahun 2020.

Kegiatan berlangsung di halaman Kantor BNNK Ciamis, Selasa (8/12/2020).

Pada kesempatan itu terkuat pencapaian kinerja tersebut, yaitu pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M), pemberdayaan masyarakat, Desa Bersinar, rehabilitasi, pemberantasan, dan kerja sama.

Terkait penyalahgunaan narkoba, pada tahun 2020 BNN Kab Ciamis berhasil menangkap dua orang bandar narkoba.

“Satu bandar ganja sudah vonis 9 tahun. Satu orang lagi tahap penuntutan, menjalani sidang,” kata Kepala BNNK Ciamis, Engkos Kosidin, kepada para wartawan yang menghadiri konferensi pers tersebut.

Dijelaskan Engkos, bandar ganja yang sudah divonis berinisial YR alias PPY, merupakan bagian dari jaringan peredaran sabu dan ganja di Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya.

Sementara satu bandar yang sedang menjalani persidangan berinisial YP alias WG merupakan warga binaan di Lapas IIB Ciamis.

“Hasil pengungkapan ini atas kerja sama lapas dengan BNN,” terang Engkos

Menurut Engkos, YP merupakan jaringan peredaran gelap narkotika jenis Cannabis Sintetis alias tembakau gorila antarlapas. YP bertindak sebagai peracik dan pengedar tembakau gorila.

“Barang bukti yang ditemukan dari sel YP berupa tembakau gorila seberat 64,3308 gram,” tuturnya.

Terkait rehabilitasi, pihak BNNK Ciamis telah merehabilitasi 17 pemakai narkotika. Mereka direhab di klinik pratama milik BNNK Ciamis.

Hasil assesment tim medis, tambahnya, tahun ini ada 17 orang yang menjalani rawat jalan di klinik. Sepuluh orang sudah pulih, dan sekarang tinggal 7 orang masih menjalani rawat jalan.

Di masa pandemi Covid-19, BNN tetap waspada terhadap peredaran narkoba.

“Mereka tidak mengenal istilah pandemi, justru dimanfaatkan untuk menjual barang haram tersebut, ” tambahnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Konvergensi IT/OT bagi Operator Telekomunikasi

Untuk itu, tambahnya lagi, BNNK Ciamis senantiasa terus bekerja maksimal dan mengawasi gerak gerik peredaran narkoba, khususnya di wilayah Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

“Bandar narkoba tidak mengenal pandemi. Dia bekerja melihat pasar. Intinya, masa apapun harus waspada. Saat krisis ekonomi, saat pandemi, tingkatkan kewaspadaan,” pungkas Engkos di hadapan wartawan.@ihb

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Banyak Masyarakat Tidak Paham Pentingnya Rahasia di Fasilitas Mobil Banking

Sel Des 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Junianto, memandang perlu sosialisasi tentang perlindungan konsumen industri jasa keuangan menyusul terjadinya kasus pembobolan rekening bank melalui transaksi digital banking atau mobil banking menggunakan pesawat handphone (HP). Pandangan tersebut berdasarkan realitas di masyarakat banyak yang tidak memahami pentingnya kerahasiaan yang […]