Bom Bandara Kabul: 13 Tentara AS dan 60 Warga Tewas, 158 Luka

Editor Bom di Bandara Kabul, Afghanistan mengakibatkan 13 tentara AS dan 60 warga sipil tewas./afp/wakil kohsar/via cnn indonesia/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dua ledakan di dekat Bandara Kabul, Afghanistan, Kamis (26/8/2021) sore waktu setempat mengakibatkan banyak korban tewas dan luka.

Catatan sementara 13 orang tentara Amerika Serikat tewas dan 18 lainnya terluka. Sementara dari warga sipil tercatat 60 tewas dan 140 lainnya terluka.

Tentara yang jadi korban adalah mereka yang tengah bertugas untuk mengevakuasi warga dari Afghanistan setelah negara tersebut kembali jatuh ke tangan Taliban.

“13 tentara AS meninggal karena serangan di Abbey Gate, dan jumlah terakhir yang terluka adalah 18 orang,” kata juru bicara komando pusat militer AS Kapten Bill Urban seperti dilansir CNN Indonesia dari CNN.

Dari 13 korban tewas tersebut, 10 di antaranya adalah Marinir AS yang ikut bertugas di Afghanistan.

Sementara dari korban sipil, Kementerian Kesehatan Afghanistan mencatat ada 60 orang yang tewas dan 140 lainnya terluka akibat ledakan bom bunuh diri itu.

Ledakan terjadi di tengah upaya evakuasi di waktu yang terus mendesak. Tersisa lima hari hingga 31 Agustus mendatang untuk proses evakuasi warga dari Afghanistan.

Sementara Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan sudah mewanti-wanti jangan ada perpanjangan. Setelah tenggat waktu terlewati, Taliban melarang warga untuk keluar negara.

Terkait ledakan, ISIS mengaku bertanggung jawab. ISIS Khurasan (ISIS-K) disebut sebagai kelompok yang jadi otak ledakan.

“Pengebom hari ini mampu menembus semua benteng keamanan dan berada dalam jarak lima meter dari pasukan AS sebelum meledakkan sabuk bahan peledaknya,” bunyi pernyataan media propaganda ISIS, Amaq, yang diterjemahkan lembaga pemantau gerakan ekstremisme, SITE.

Presiden AS Joe Biden menyatakan tidak bisa memaafkan aksi ini dan akan mengejar pelaku ledakan.

Baca Juga :  Peringati Hari Bhayangkara Ke-75, Polresta Sidoarjo Khitankan 125 Anak

“Kami tak akan memaafkan, kami tak akan lupa. Kami akan memburu dan membuat para pelaku bertanggung jawab,” kata Biden. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Biden Perintahkan Militer AS Serang ISIS-K Usai Bom di Kabul

Jum Agu 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Presiden Amerika Serikat Joe Biden memerintahkan komandan militer AS agar mengembangkan rencana operasional untuk menyerang aset, kepemimpinan, dan fasilitas ISIS-K. Hal ini disampaikan Biden merespons  serangan bom di dekat bandara Kabul, Afghanistan. ISIS-K yang dimaksud Biden adalah ISIS-Khorasan, afiliasi ISIS di Pakistan dan Afghanistan. Khorasan sendiri termasuk wilayah di […]