BREAKINGNEWS: Gempa di Majene, Warga Panik Berhamburan Selamatkan Diri

Editor Kamaruddin (52) ditemani anaknya, salah seorang pasien Rumah Sakit Mitra Manakarra yang nyaris tertimpa plafon yang ambruk akibat gempa di Kabupaten Majene dan terasa hingga di wilayah Kabupaten Mamuju, pada Kamis(14/1/2021)./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Warga Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dikagetkan dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021, sekitar pukul 01.28 WIB. Warga yang panik berusaha menyelematkan diri ke jalan-jalan dan dataran tinggi, lantaran khawatir terjadi tsunami.

Padahal, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seperti dikutip dari Liputan6.com, lindu tidak berpotensi memicu tsunami. BMKG menyebut, pusat gempa dengan magnitudo 6,2 berada di darat, enam kilometer timur laut Majene di kedalaman 10 kilometer.

Beberapa video dan foto yang diunggah warga terlhat masyarakat memenuhi jalan lantaran panik terjadinya tsunami. Kepanikan warga juga terjadi di pusat Kota Mamuju.

Mereka berbondong-bondong menyelamatkan diri ke daerah berdataran tinggi. Sejumlah tempat seperti Anjoro Pitu, Pattidi, dan Salletto menjadi lokasi untuk mengamankan diri.

Andika, warga di Perumahan Legenda Mamuju, mengaku dirinya dan keluarganya langsung terbangun saat gempa berlangsung. Mereka segera keluar karena guncangan gempa membuat seisi rumahnya berhamburan.

“Saya merasakan guncangan yang cukup keras, perabotan rumah seperti lemari berjatuhan. Secepatnya kami (sekeluarga) keluar dari rumah dan menuju tempat yang lebih aman,” kata Andika.

Selain membuat panik, gempa ini memicu kerusakan yang disebut lebih parah dibanding gempa sebelumnya pada Kamis siang (14/1/2021). Sejumlah bangunan di Kompleks Kantor Gubernur Sulbar ambruk. Begitu pula dengan bangunan lain di Majene, seperti hotel.

Data Kerusakan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat masih mendata kerusakan akibat gempa bermagnitudo 5,9 yang mengguncang wilayah Kabupaten Majene, Kamis kemarin. Guncangan gempat terasa hingga di Kabupaten Mamuju.

“Sampai saat ini anggota kami masih menginventarisir kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa magnitudo 5,9 di wilayah Kabupaten Majene yang guncangannya terasa sangat kuat hingga di Mamuju,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Mamuju Ali Rachman, ditemui di Mamuju, Kamis, seperti dilansir Antara.

Baca Juga :  Pria Penyerang Polisi di Karanganyar Tewas Ditembak

Ia menyatakan kerusakan akibat gempa 5,9 di Kabupaten Majene dan terasa guncangannya hingga di Kabupaten Mamuju tidak terlalu parah. Namun ia mengakui adanya kerusakan parah pada salah satu bangunan di rumah jabatan Ketua DPRD Sulbar.

Informasi Medsos

Pada bagian lain BPBD Mamuju meminta masyarakat agar tidak mudah menerima informasi yang tidak diketahui sumbernya. Ia menyatakan bahwa sesaat setelah terjadi gempa, banyak informasi dari media sosial yang membuat masyarakat bertambah panik.

Akibatnya, sebagian warga panik dan berlarian untuk mencari tempat-tempat yang tinggi karena khawatir akan terjadi tsunami. @fen

 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KHOTBAH JUMAT: Bekali Hidup dengan Ilmu agar Tidak Tersesat

Kam Jan 14 , 2021
Silahkan bagikanOleh F. Syarifuddin C. VISI.NEWS – Firman Allah: “Danjanganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut. Sesungguhnya penglihatan, pendengaran dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya.” (Alquran Surat Al Isra: 36) Orang bijak bilang bahwa hidup di dunia ini ibarat menempuh hutan rimba. Di dalamnya […]