BST Harus Tetap Dibagi Tanpa Tunggu PPKM Selesai

Editor Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bersama pimpinan PT Pos Indonesia, dengan santai menyambangi masyarakat Kampung Sangkrah, Kota Solo, untuk memantau penyaluran BST./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, dalam kunjungannya ke Kota Solo di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Selasa (20/1/2021), secara maraton melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan penyaluran dana bantuan sosial tunai (BST).

Sejumlah puskesmas di antara 33 fasilitas kesehatan (faskes) yang ditunjuk sebagai pelaksana vaksinasi tahap pertama yang dimulai Kamis (14/1/2021), dikunjungi Gubernur Ganjar Pranowo.

Seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi, Gubernur Jateng itu singgah di perkampungan padat penduduk Sangkrah, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon, untuk menyambangi warga yang berhak menerima dana BST.

Ketika mengunjungi Kampung Sangkrah untuk melakukan ceking penyaluran BST, Ganjar yang didampingi sejumlah pejabat PT Pos Indonesia (Posindo), berdialog dan menyaksikan langsung warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Di sela peninjauan penyaluran BST, gubernur Jateng menyatakan, PPKM Jawa-Bali tidak boleh menjadi alasan menunda pembagian BST karena bantuan pemerintah tersebut merupakan hak masyarakat.

“Saya tegaskan lagi, BST harus tetap dibagi tanpa menunggu PPKM selesai. Tapi proses pembagiannya harus sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.

Ganjar masuk ke perkampungan dengan santai, minta dalam pembagian BST di kantor pos, PT Pos Indonesia melibatkan aparat Polri atau TNI untuk mengatur pembagian BST. Sedangkan bagi penerima BST yang tidak mengambil, dia minta PT Pos Indonesia bekerja sama dengan tenaga kesejahteraan sosial di kecamatan untuk mengirim BST ke warga yang berhak.

“Saya harapkan ada kerja sama antara kecamatan, babinsa, dan babhinkamtibmas supaya tertib. Silakan membuat rekayasa biar pembagiannya teratur asal jangan ditunda. Karena masyarakat sangat membutuhkan,” tandasnya.

Berdasarkan data Kantor Regional VI PT Pos Indonesia Jateng-DIY, di Provinsi Jateng terdapat sebanyak 1,2 juta orang yang berhak menerima BST.

Baca Juga :  Emma Dadang Supriatna Lantik 252 Pengurus Pokja PAUD Kabupaten Bandung

Pemerintah pusat menyalurkan BST kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19, senilai Rp 300.000,- setiap keluarga.

Penyaluran BST tahap pertama tahun 2021ditargetkan selesai pada akhir Januari 2021. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Jelang Pelantikan Presiden AS, FBI Periksa 25.000 Anggota Garda Nasional

Sel Jan 19 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Amerika Serikat Christopher Miller pada Senin (18/1/2021) mengatakan Biro Investigasi Federal (FBI) membantu militer memeriksa identitas dan rekam jejak lebih dari 25.000 pasukan Garda Nasional di Washington. Puluhan ribu pasukan Garda Nasional itu dikerahkan oleh pemerintah untuk menjaga Gedung Kongres, Capitol, dan mengawal […]