Buka Musda IX MUI Kab. Bandung, Bupati Berharap dengan MUI Bisa Lahirkan Dua Perda

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) IX di  Hotel Sutan Raja, Soreang, Sabtu (22/7/2023).

Hadir dalam acara ini antara lain Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna, Ketua MUI Jawa Barat Rahmat Syafei, Kemenag Kabupaten Bandung H Abdurohim, Ketua PCNU KH Asep Jamaluddin, Ketua DKM Al Fathu KH. Agus Asqolany, Wakapolresta Kabupaten Bandung, para pimpinan MUI Kecamatan, para pimpinan Ormas Islam Kabupaten Bandung, dll.

“MUI lahir karena landasan kolektif umat Islam dan pemberi fatwa baik yang berkaitan dengan masalah agama, politik, dll. Maka, saya setuju ketika MUI setuju untuk menolak LGBT. Euweuh dina Al Quranna, lalaki jeung lalaki bisa nikah. Sok ayeuna badami, jeung DPRD dan Kabag Hukum kita buat Perda untuk menolak hadirnya LGBT di Kabupaten Bandung, ” ujarnya.

Mumpung sekarang sedang berkumpul semua pengurus MUI tingkat kecamatan, kata bupati, visi dan misi Kabupaten Bandung sekarang berubah.

“Visi misi Bupati menuju Kabupaten Bandung Bedas mensejahterakan rakyat dengan menjamin hak rakyat. Terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera, atau disingkat BEDAS,” ucap Bupati Dadang Supriatna.

Pembangunan BEDAS, terang bupati, mengandung makna Pembangunan secara menyeluruh dan bertahap.

“Sedangkan Misi Kabupaten Bandung adalah pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan rakyat dengan menjamin hak setiap rakyat. Penjaminan hak setiap rakyat, ditempuh melalui jalan mambangkitkan daya saing daerah, menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata, dan mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreativitas dalam bingkai kearifan lokal,” ujar bupati.

Kemudian, kata bupati lebih lanjut, mengoptimalkan tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang profesional dan tata kehidupan masyarakat yang berdasarkan nilai-nilai keagamaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip keadilan dan keberpihakan pada kelompok masyarakat lemah.

Baca Juga :  Aura Positif Teh Nia Apresiasi Dukungan PPP

Bupati juga menekankan kepada MUI agar nanti bersama Kabag Hukum dan DPRD Kabupaten Bandung untuk membuat Perda yang menolak kehadiran LGBT di Kabupaten Bandung dan Perda yang mewajibkan semua anak-anak di Kabupaten Bandung mengaji sehabis maghrib.

Islam Moderat

Sementara Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei mengingatkan kepada para peserta Musda bahwa MUI itu sudah memiliki segala pedoman. “Pedoman dasar dan pedoman rumah tangga mudah tinggal dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. Posisi MUI ke masyarakat sebagai pelayan masyarakat, sedangkan ke pemerintah sebagai mitra. Makanya, program-program MUI itu harus selaras dengan program pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Islam yang diusung MUI itu Islam wasyatiah, Islam yang mengusung kemajuan, Islam yang moderat.

“Islam moderat itu sering di plesetkan ada jihad. MUI tetap melakukan jihad fisabilillah, perang pemikiran. Terlebih sekarang ini alat-alat media memungkinkan untuk perang berfikir. MUI harus siap dalam kerangka damai,” ucapnya.

Insya Allah, katanya, MUI akan kemajuan selama fokus pada program-program yang akan dikembangkan. “Harus diarahkan kepada program-program itu. Jangan sampai sedikit-sedikit dibenturkan dengan hal azasi manusia. Padahal gak azasi itu hakekatnya memuliakan manusia,” ungkapnya. “Saya harap pengurus yang baru nanti mengedepankan Islam yang wasyatiah. Islam wasyatiah itu bukan Islam yang elehan,” tandanya.

Hese Diudagna

Ketua MUI Kabupaten Bandung demisioner KH Yayan Hasuna Hudaya menyampaikan terima kasih dan mohon maaf kepada pemerintah dan masyarakat karena hanya itulah yang bisa pihaknya lakukan. “Terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Bupati mah bedas, hese diudagna. Baru dua tahun sudah banyak penghargaan yang diperoleh,” ujarnya.

Kepada pengurus yang terpilih nanti, kata Bupati, niatkan dengan ikhlas karena di MUI itu tidak dikasih honor.

Baca Juga :  Wow ! 1,3 Milyar Data Registrasi SIM Card Masyarakat Tanah Air Bocor

@rizky

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Muscab X PP, Asep Romy Romaya Kembali Ketua MPC Kabupaten Bandung 2023-2027

Sab Jul 22 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOREANG – Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, HM Dadang Supriatna berkesempatan menghadiri dan membuka Muscab X tahun 2023 di Hotel Sutan Raja Soreang, pada Sabtu (22/07/2023). Dadang menyebut dihadapan peserta Muscab X itu, bahwa ada banyak peranan pemuda pancasila dalam […]