Search
Close this search box.

Bukan Hanya Dimarahi, Ini Cara Bijak Membatasi Gadget pada Anak

Ilustrasi./visi.news/freepik.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Banyak orang tua merasa resah ketika anak terlalu sering menggunakan gadget seperti HP atau tablet hanya untuk bermain. Akibatnya, anak menjadi kurang bersosialisasi, sulit diajak berbicara, dan rentan mengakses konten yang tidak sesuai usianya.

Psikolog klinis anak dan remaja dari Layanan Psikologi JEDA, Nanda Erfani Saputri, M.Psi., mengatakan bahwa salah satu cara efektif untuk membatasi penggunaan gadget pada anak adalah dengan sering mengajaknya bermain.

“Seringkali, anak jadi larinya ke YouTube Short atau TikTok karena di dunia nyata enggak asyik buat mereka, karena mereka bosan,” jelas Nanda.

Menurutnya, jika orang tua hanya membatasi gadget tanpa memberikan kompensasi aktivitas lain yang menyenangkan, anak akan semakin sulit melepaskannya. Untuk itu, orang tua perlu menyiapkan aktivitas bermain yang menyenangkan dan menarik bagi si kecil.

Ada banyak permainan yang bisa dilakukan bersama anak, mulai dari petak umpet, cilukba, puzzle, tebak-tebakan, kejar-kejaran, badminton, basket, bersepeda, hingga permainan tradisional seperti bekel dan congklak.

“Kita perlu bertanggung jawab dengan penggunaan gadget pada anak. Karena bosan, mereka mencari stimulus lain yang lebih seru, yakni lewat gadget. Tapi kan ada dampaknya juga yang berbahaya untuk mereka,” tambahnya.

Nanda juga menyoroti bahaya konten meme anomali yang sering muncul di media sosial dan platform video pendek. Karakter abstrak seperti Tung Tung Tung Sahur dan Ballerina Cappuccina, kata dia, seringkali mengandung narasi dewasa tentang seks, perselingkuhan, hingga pembunuhan yang tidak layak dikonsumsi anak-anak. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :